detikcom
Sabtu, 01/12/2012 15:54 WIB

Bupati Garut Nikah Kilat, Gubernur Jabar: Saya Tegur Keras!

Rachmadin Ismail - detikNews
Bandung - Kisah nikah kilat Bupati Garu,t Aceng Fikri, dengan seorang wanita muda bernama Fany Octora (18) membuat Gubernur Jabar Ahmad Heryawan berang. Teguran keras pun dilayangkan pada Aceng atas perilaku tak terpujinya.

"Ada, saya sudah menegur via telepon," kata Aher, begitu ia biasa disapa saat launching logo kampanye 'Kancing Merah' di kereta Argo Parahyangan ke Bandung, Sabtu (1/12/2012).

Tidak cukup hanya teguran via telepon, Aceng juga akan dipanggil Aher dalam waktu dekat. Politisi PKS ini ingin menasihati Aceng kalau tindakannya bukan sebuah teladan yang baik.

"Kalau tidak hari besok, Senin saya panggil," imbuhnya.

"Karena ini urusan privat, kalau orang biasa tidak masalah. Tapi kalau bupati kan tidak etis tidak pantas harusnya memberi keteledanan ini tidak memberi keteledanan tentu harus ada teguran keras," sambungnya.

Aceng menikahi Fany secara siri. Namun karena Fany dianggap bukan lagi perawan, Aceng pun menceraikannya hanya berselang empat hari.

Saat dikonfirmasi, Aceng mengaku menceraikan Fany dengan cara baik-baik dan sudah membuat perjanjian damai yang disertai kompensasi uang.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mad/mok)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
71%
Kontra
29%