detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 02:04 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 01/12/2012 13:39 WIB

Hari ke-47 Jokowi

Ini Dia Syarat Dapat Kartu Pintar dari Jokowi

Ray Jordan - detikNews
Jumlah Uang di Kartu Pintar
Jakarta - Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang dibagi-bagikan Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) tidak berlaku untuk siswa kaya. Hanya siswa tidak mampu dan menunjukkan surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang bisa mendapatkan KJP.

"Kita untuk bisa menentukan yang berhak mendapatkan itu dengan membuktikan adanya SKTM dari RT/RW ya. Nah setelah itu bisa kita rujukkan ke Dinas Pendidikan DKI. Nanti dari dinas memberikan kuota dan kebetulan SMA Paskalis memperoleh 20 KJP," ujar Kepala Sekolah SMA Paskalis Theresia Setyastanti, Jl Ranjau 13 Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (1/12/2012).

Menurut Theresia, selain kondisi ekonomi, siswa yang mendapatkan KJP juga harus ditunjang prestasi sekolahnya. Theresia juga menuturkan, KJP sama seperti program 'Rawan Putus Sekolah' atau RPS dan nilai uang yang diberikan juga sama.

Pihak sekolah, lanjut Theresia diminta lebih tegas mengawasi penggunaan uang di KJP. Setelah uang KJP cair, pihak sekolah memanggil orang tua dan siswa untuk diberikan pengarahan.

Theresia mengaku, saat itu, program RPS disalahgunakan. Nilainya tidak sampai Rp 100 ribu.

"Dulu pernah ada satu, anak SMA, ya namanya anak SMA ya. Tetapi kita panggil orang tuanya dan akhirnya setelah itu nggak lagi. Walaupun yang dia gunakan dalam jumlah kecil ya, nggak sampai Rp 100 ribu," beber Theresia.

KJP dibagi-bagikan mulai hari ini. Kartu tersebut berbentuk ATM berisi uang yang berbeda-beda. Untuk SMA atau SMK akan diberikan Rp 240.000, SMP sebesar Rp 210.000 dan SD Rp 180.000.

Uang tersebut akan masuk ke KJP yang terintegrasi dengan kartu ATM Bank DKI setiap tanggal 1 setiap bulannya dan nominalnya untuk jangka waktu 3 bulan. Menurut Jokowi, uang tersebut bukan untuk membayar uang sekolah melainkan untuk operasional sekolah siswa.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(nik/gah)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close