detikcom
Sabtu, 01/12/2012 13:39 WIB

Hari ke-47 Jokowi

Ini Dia Syarat Dapat Kartu Pintar dari Jokowi

Ray Jordan - detikNews
Jumlah Uang di Kartu Pintar
Jakarta - Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang dibagi-bagikan Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) tidak berlaku untuk siswa kaya. Hanya siswa tidak mampu dan menunjukkan surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang bisa mendapatkan KJP.

"Kita untuk bisa menentukan yang berhak mendapatkan itu dengan membuktikan adanya SKTM dari RT/RW ya. Nah setelah itu bisa kita rujukkan ke Dinas Pendidikan DKI. Nanti dari dinas memberikan kuota dan kebetulan SMA Paskalis memperoleh 20 KJP," ujar Kepala Sekolah SMA Paskalis Theresia Setyastanti, Jl Ranjau 13 Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (1/12/2012).

Menurut Theresia, selain kondisi ekonomi, siswa yang mendapatkan KJP juga harus ditunjang prestasi sekolahnya. Theresia juga menuturkan, KJP sama seperti program 'Rawan Putus Sekolah' atau RPS dan nilai uang yang diberikan juga sama.

Pihak sekolah, lanjut Theresia diminta lebih tegas mengawasi penggunaan uang di KJP. Setelah uang KJP cair, pihak sekolah memanggil orang tua dan siswa untuk diberikan pengarahan.

Theresia mengaku, saat itu, program RPS disalahgunakan. Nilainya tidak sampai Rp 100 ribu.

"Dulu pernah ada satu, anak SMA, ya namanya anak SMA ya. Tetapi kita panggil orang tuanya dan akhirnya setelah itu nggak lagi. Walaupun yang dia gunakan dalam jumlah kecil ya, nggak sampai Rp 100 ribu," beber Theresia.

KJP dibagi-bagikan mulai hari ini. Kartu tersebut berbentuk ATM berisi uang yang berbeda-beda. Untuk SMA atau SMK akan diberikan Rp 240.000, SMP sebesar Rp 210.000 dan SD Rp 180.000.

Uang tersebut akan masuk ke KJP yang terintegrasi dengan kartu ATM Bank DKI setiap tanggal 1 setiap bulannya dan nominalnya untuk jangka waktu 3 bulan. Menurut Jokowi, uang tersebut bukan untuk membayar uang sekolah melainkan untuk operasional sekolah siswa.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(nik/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%