detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 08:04 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 28/11/2012 13:55 WIB

Ketua KPK Sarankan Evaluasi PAD DKI Ditingkatkan karena Ditengarai Bocor

Ray Jordan - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menyarankan Gubernur DKI Jokowi dan Wagub DKI Basuki T Purnama (Ahok) meningkatkan evaluasi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI. Karena di waktu lalu, PAD ditengarai banyak yang bocor. Nah lho!

Abraham memaparkan struktur APBD DKI Jakarta, realisasi Pendapatan APBD DKI Tahun Anggaran (TA) 2011 Rp 28,29 triliun, dan rencana Pendapatan APBD DKI TA 2012 adalah Rp 30,64 triliun, terjadi kenaikan sebesar Rp 2,35 triliun atau 8,28%.

Sementara realisasi Belanja APBD DKI TA 2011 adalah Rp 26,42 triliun dan rencana Belanja APBD DKI TA 2012 adalah Rp 33,82 triliun. Dengan demikian APBD DKI TA 2011 surplus Rp 1,57 triliun dan rencana APBD DKI TA 2012 defisit Rp 3,184 triliun.

Kenaikan terbesar adalah pos pendapatan lain-lain yang sah pada Pendapatan APBD DKI TA 2012. Realisasi Pendapatan lain-lain yang sah TA 2011 hanya sebesar Rp 8,41 miliar sedangkan untuk TA 2012 sebesar Rp 2,84 triliun atau terjadi kenaikan 33,743%.

"Sangat fantastis tingginya. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar, Apakah terjadi mark up pendapatan untuk mengimbangi pengeluaran yang defisit sebesar Rp 3,18 triliun TA 2012?" kata pria kelahiran Makassar 45 tahun ini.

Hal itu disampaikan Samad saat berbicara dalam acara seminar "Pencegahan korupsi melalui peningkatan kualitas pelayanan publik dan pengelolaan APBD di Provinsi DKI Jakarta" di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (28/11/2012).

Realisasi belanja operasi TA 2011 sebesar Rp 19,10 triliun sedangkan pada APBD TA 2012 dianggarkan sebesar Rp 22,31 triliun, terjadi kenaikan sebesar Rp 3,21 triliun atau 16,81%.Next

Halaman 1 2

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(nwk/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%