detikcom
Rabu, 28/11/2012 13:55 WIB

Ketua KPK Sarankan Evaluasi PAD DKI Ditingkatkan karena Ditengarai Bocor

Ray Jordan - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menyarankan Gubernur DKI Jokowi dan Wagub DKI Basuki T Purnama (Ahok) meningkatkan evaluasi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI. Karena di waktu lalu, PAD ditengarai banyak yang bocor. Nah lho!

Abraham memaparkan struktur APBD DKI Jakarta, realisasi Pendapatan APBD DKI Tahun Anggaran (TA) 2011 Rp 28,29 triliun, dan rencana Pendapatan APBD DKI TA 2012 adalah Rp 30,64 triliun, terjadi kenaikan sebesar Rp 2,35 triliun atau 8,28%.

Sementara realisasi Belanja APBD DKI TA 2011 adalah Rp 26,42 triliun dan rencana Belanja APBD DKI TA 2012 adalah Rp 33,82 triliun. Dengan demikian APBD DKI TA 2011 surplus Rp 1,57 triliun dan rencana APBD DKI TA 2012 defisit Rp 3,184 triliun.

Kenaikan terbesar adalah pos pendapatan lain-lain yang sah pada Pendapatan APBD DKI TA 2012. Realisasi Pendapatan lain-lain yang sah TA 2011 hanya sebesar Rp 8,41 miliar sedangkan untuk TA 2012 sebesar Rp 2,84 triliun atau terjadi kenaikan 33,743%.

"Sangat fantastis tingginya. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar, Apakah terjadi mark up pendapatan untuk mengimbangi pengeluaran yang defisit sebesar Rp 3,18 triliun TA 2012?" kata pria kelahiran Makassar 45 tahun ini.

Hal itu disampaikan Samad saat berbicara dalam acara seminar "Pencegahan korupsi melalui peningkatan kualitas pelayanan publik dan pengelolaan APBD di Provinsi DKI Jakarta" di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (28/11/2012).

Realisasi belanja operasi TA 2011 sebesar Rp 19,10 triliun sedangkan pada APBD TA 2012 dianggarkan sebesar Rp 22,31 triliun, terjadi kenaikan sebesar Rp 3,21 triliun atau 16,81%.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nwk/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%