detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 06:02 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 26/11/2012 14:31 WIB

6 Penemuan Arkeologi Spektakuler di Tahun 2012

Nograhany Widhi K - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 7 dari 7
(dok AFP)
6. Makam Ratu Suku Maya

Para arkeolog di Guatemala menemukan makam ratu Suku Maya, satu paket dengan perhiasan batu giok dan beberapa artefak lain, seperti dilansir Reuters, 3 Oktober 2012 lalu.

Arkeolog gabungan dari Guatemala dan AS ini menemukan makam Ratu Kalomt'e K'abel yang diperkirakan hidup pada Abad ke-7, di lokasi penggalian Peru-Waka, utara Guatemala. Selain batu giok, ditemukan pula vas yang bergambar wajah perempuan dan tulisan yang merupakan nama ratu.

"Untuk menemukan sesuatu yang penting di sini itu sangat tidak biasa. Dia adalah ratu perang di kerajaannya," kata arkeolog David Freidel.

Ratu K'abel adalah istri dari Raja Wak K'inich Bahlam II yang memerintah pada tahun 692.

Para sejarawan percaya bahwa Raja K'abel memerintah komunitas Maya, Calakmul yang sering berperang dengan kerajaan Tikal yang dipimpin Raja 'El Zotz' tepat di sebelah selatan perbatasan Meksiko masa kini.

(nwk/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%