Senin, 26/11/2012 10:29 WIB

Sebelum Cekcok, Munarman Sempat Kejar-kejaran dengan Pemotor

Rivki - detikNews
Jakarta - Jubir Front Pembela Islam Indonesia (FPI) terlibat keributan dengan 5 orang pengendara motor di daerah Pondok Cabe, Pamulang, Tangsel, setelah debat mulut. Sebelum cekcok, Munarman sempat melakukan kejar-kejaran dengan pemotor itu.

"Kejadiannya pukul 17.00 WIB, penyebabnya karena Munarman meng-klakson pengendara motor itu. Nah, mungkin pengendara motor itu kesal sehingga dia (Munarwan) dikejar pengendara motor itu," tutur Kapolsek Pamulang Kompol Mohamad Nasir, kepada detikcom, Senin (26/11/2012).

Nasir mengatakan dalam aksi kejar mengejar itu pengendara motor yang berjumlah sekitar 5 orang itu sempat mengetok spion mobil sebelah kanan Munarman. Saat kejadian itu, Munarman sedang mengendarai Mitsubishi Pajero.

"Spionnya sempat diketok sama pengendara motor itu. Tapi tidak sampai rusak," jelasnya.

Nasir mengatakan, Munarman saat itu belum sempat terlibat pertengkaran dengan para pengendara motor tersebut. "Jadi belum sempat pukul-pukulan," tutup Nasir. Namun kemudian adu mulut berlanjut hingga Munarman terjatuh saat dipisahkan warga yang tidak ingin pertengkaran itu menjadi semakin serius.

Sementara itu, Sekjen FUI Muhammad Al Khathath mengatakan Munarman dikeroyok lima orang di Pondok Cabe pada Minggu sore. Saat itu Munarman tengah terjebak kemacetan dan membunyikan klakson agar kendaraan yang ada di depannya maju ke depan.

Namun tiba-tiba saja mendekat lima orang ke arah mobil Munarman. Setelah terlibat adu mulut, mereka lantas memukuli Munarman. Menurut Al Khathath, ketika Munarman membunyikan klakson, tanda itu tidak ditujukan kepada lima orang ini.

Sampai saat ini Munarman belum dapat dikonfirmasi. Nomor handphone-nya, tidak bisa dihubungi.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(rvk/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
MustRead close