Detik.com News
Detik.com

Minggu, 25/11/2012 18:35 WIB

Ratusan Lansia dan Bayi Diungsikan Akibat Banjir di Cilacap

Arbi Anugrah - detikNews
Ratusan Lansia dan Bayi Diungsikan Akibat Banjir di Cilacap Foto: arbi anugrah/detikcom
Cilacap - Ratusan lansia, kaum hawa dan bayi diungsikan ke Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, Jateng diungsikan akibat banjir. Mereka membutuhkan bantuan selimut dan popok.

Saat ini tercatat sekitar 200 orang sudah dievakuasi ke Pendopo Kecamatan Sidareja, Koramil Sidareja, beberapa kompleks ruko yang sedang dibangun serta 30 rumah panggung. Sebagian pengungsi mengeluh kedinginan. Beberapa sudah mulai panas dan mengalami gejala demam. Sedangkan bayi kekurangan popok.

"Untuk logistik masih mencukupi, tetapi kami masih butuh selimut dan popok," kata Camat Sidareja, Awaluddin Muuri kepada wartawan, Minggu (25/11/2012).

Selain dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, bantuan seperti beras, minyak goreng, mi instan, kecap, minyak kayu putih, pembalut wanita, dan popok disalurkan oleh Pertamina Unit Pengolahan IV Cilacap ke posko pengungsian.

Tim SAR dari BPBD Cilacap masih menyisir permukiman dengan perahu karet untuk mengevakuasi warga, terutama penduduk usia lanjut dan bayi.

Sebagian warga enggan untuk dievakuasi dan memilih tetap bertahan di rumah. Mereka beralasan harus menjaga harta bendanya serta ternaknya.

Banjir yang merendam Kecamatan Sidareja sejak Kamis (22/11) malam merendam sekitar 3.300 rumah yang dihuni 3.600 keluarga dan tersebar di tujuh desa, yakni Sidareja, Margasari, Tinggarjaya, Sudagaran, Sidamulya, Gunungreja, dan Sidamulya, dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter.

Banjir di Sidareja bukan sekadar disebabkan hujan lebat, tetapi juga karena luapan Sungai Cibereum yang bermuara ke Segara Anakan. Selain di Kecamatan Sidareja, banjir di Kabupaten Cilacap juga merendam enam kecamatan lainnya, yakni Majenang, Gandrungmangu, Wanareja, Bantarsari, Cipari, dan Kedungreja.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(arb/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%