detikcom

Minggu, 25/11/2012 05:40 WIB

Khawatir Meluas, Warga Mengungsi Tinggalkan Kutai Barat

Robert - detikNews
Jakarta - Situasi mencekam di Barong Tongkok, Kutai Barat, Kalimantan Timur, yang terjadi hampir di sepanjang hari Sabtu (24/11/2012), membuat sebagian warga memilih untuk mengungsi sementara waktu meninggalkan Kutai Barat.

Sejumlah ruas jalan di Barong Tongkok, terlihat lengang. Aktivitas perdagangan di kawasan pertokoan serta sebuah pasar tradisional di Jl Gadjah Mada pun terlihat tidak banyak aktivitas lantaran warga memilih untuk menutup usaha mereka sementara waktu.

"Sejak Sabtu (24/11/2012) pagi, sudah terlihat sepi. Tetangga saya sementara meninggalkan Kubar (Kutai Barat) sampai situasi benar-benar aman. Karena khawatir bisa meluas," kata salah seorang warga Kutai Barat, Ismail, saat dihubungi detikcom, Minggu (25/11/2012) dinihari.

Lengangnya sejumlah ruas jalan, menurut Ismail, juga disebabkan warga lebih memilih untuk membatasi aktivitas keluar rumah, ketimbang berisiko terjebak di kerumunan massa.

"Lebih baik di dalam rumah, sementara ini. Sesekali juga warga melihat situasi di luar, memang ada titik konsentrasi massa, terutama di sekitar APMS (Agen Premium dan Minyak Solar) yang sebelumnya dirusak," ujarnya.

"Yang lagi kumpul-kumpul di dekat APMS, ada yang bawa sajam (senjata tajam). Ada juga terlihat aparat kepolisian gabungan dan TNI di lapangan," tambahnya.

Pasca insiden pembakaran kios sembako di Jl Busur, Barong Tongkok, Sabtu (24/11/2012) malam tadi, titik konsentrasi massa perlahan membubarkan diri.

Seperti diberitakan, Polda Kaltim sebagaimana disampaikan Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta menyebutkan, sebuah kios sembako di Barong Tongkok dibakar sekelompok warga. Aksi tersebut dinilai sebagai rentetan keributan dan insiden pengeroyokan di APMS Barong Tongkok, Jumat (23/11/2012) lalu.

Sebanyak 800 personel keamanan gabungan Polri dan TNI, diterjunkan ke Kutai Barat untuk menjaga situasi keamanan. Wisnu juga menyebutkan, situasi di Kutai Barat sudah kembali kondusif.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ahy/ahy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%