detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 14:08 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 25/11/2012 05:40 WIB

Khawatir Meluas, Warga Mengungsi Tinggalkan Kutai Barat

Robert - detikNews
Jakarta - Situasi mencekam di Barong Tongkok, Kutai Barat, Kalimantan Timur, yang terjadi hampir di sepanjang hari Sabtu (24/11/2012), membuat sebagian warga memilih untuk mengungsi sementara waktu meninggalkan Kutai Barat.

Sejumlah ruas jalan di Barong Tongkok, terlihat lengang. Aktivitas perdagangan di kawasan pertokoan serta sebuah pasar tradisional di Jl Gadjah Mada pun terlihat tidak banyak aktivitas lantaran warga memilih untuk menutup usaha mereka sementara waktu.

"Sejak Sabtu (24/11/2012) pagi, sudah terlihat sepi. Tetangga saya sementara meninggalkan Kubar (Kutai Barat) sampai situasi benar-benar aman. Karena khawatir bisa meluas," kata salah seorang warga Kutai Barat, Ismail, saat dihubungi detikcom, Minggu (25/11/2012) dinihari.

Lengangnya sejumlah ruas jalan, menurut Ismail, juga disebabkan warga lebih memilih untuk membatasi aktivitas keluar rumah, ketimbang berisiko terjebak di kerumunan massa.

"Lebih baik di dalam rumah, sementara ini. Sesekali juga warga melihat situasi di luar, memang ada titik konsentrasi massa, terutama di sekitar APMS (Agen Premium dan Minyak Solar) yang sebelumnya dirusak," ujarnya.

"Yang lagi kumpul-kumpul di dekat APMS, ada yang bawa sajam (senjata tajam). Ada juga terlihat aparat kepolisian gabungan dan TNI di lapangan," tambahnya.

Pasca insiden pembakaran kios sembako di Jl Busur, Barong Tongkok, Sabtu (24/11/2012) malam tadi, titik konsentrasi massa perlahan membubarkan diri.

Seperti diberitakan, Polda Kaltim sebagaimana disampaikan Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta menyebutkan, sebuah kios sembako di Barong Tongkok dibakar sekelompok warga. Aksi tersebut dinilai sebagai rentetan keributan dan insiden pengeroyokan di APMS Barong Tongkok, Jumat (23/11/2012) lalu.

Sebanyak 800 personel keamanan gabungan Polri dan TNI, diterjunkan ke Kutai Barat untuk menjaga situasi keamanan. Wisnu juga menyebutkan, situasi di Kutai Barat sudah kembali kondusif.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ahy/ahy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%