detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 02:10 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 24/11/2012 22:43 WIB

Kutai Barat Mencekam, Sebuah Rumah Dibakar Massa

Robert - detikNews
Samarinda, - Sebuah rumah yang digunakan untuk berdagang toko sembako, di Barong Tongkok, Kutai Barat, Kalimantan Timur, diduga dibakar massa. Kejadian ini disinyalir sebagai kelanjutan ketegangan antar 2 warga yang berlangsung sejak Jumat (23/11/2012) kemarin.

Informasi diperoleh detikcom, kobaran api dari toko sembako di Jl Busur, Barong Tongkok, Kutai Barat, mulai terlihat sekitar pukul 21.00 WITA. Sebelumnya, toko tersebut sempat dijarah massa.

"Toko sembako di Jl Busur, terbakar. Sebelumnya sempat dijarah massa," kata warga Barong Tongkok, Permana, saat dihubungi detikcom, Sabtu (24/11/2012) malam.

Menurut Permana, situasi mencekam, sudah berlangsung sejak pagi tadi. Kawasan pertokoan terpantau sepi lantaran pemilik toko memilih untuk menutup aktivitas mereka untuk menghindari adanya aksi anarkis massa.

"Pasar (di Jl Gadjah Mada) saja sudah tutup. Tadi pagi sudah tidak ada aktivitas. Siang tadi juga sudah ada 2 rumah dirusak," ujar Permana.

"Warga banyak berkumpul di sejumlah jalan di Barong Tongkok. Terutama di Jl Busur dan dekat sekitaran kawasan simpang raya," tambahnya.

"Ada polisi Brimob di jalan-jalan, bersenjata lengkap. Situasinya di sini memang benar-benar terasa mencekam karena warga lebih memilih di dalam rumah saja," terang Permana.

Keterangan dihimpun detikcom, situasi mencekam di Barong Tongkok, menyusul adanya aksi pengeroyokan terhadap salah seorang warga, saat sedang melakukan pengisian BBM Premium, di APMS (Agen Premium dan Minyak Solar) Simpang Raya, Jumat (23/11/2012) kemarin.

Petugas APMS saat itu menyebut premium sudah habis kepada salah seorang pengendara roda dua. Namun belakangan, petugas APMS melayani pemilik kendaraan lainnya. Keributan pun berujung pengeroyokan pemilik kendaraan yang dilayani petugas APMS kepada seorang pengendara roda dua tersebut.

Unsur muspida setempat beserta aparat keamanan, sudah berupaya untuk meredakan ketegangan melalui perundingan damai. Namun belakangan, salah satu kelompok massatidak puas dengan upaya perundingan itu.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ahy/ahy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close