Sabtu, 24/11/2012 05:08 WIB

Pajero Hitam Terbalik di Jalan Asia Afrika, 3 Orang Luka-luka

Ramdhan Muhaimin - detikNews
Jakarta - Sebuah mobil Mitsubishi Pajero warna hitam mengalami kecelakaan di Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat dini hari tadi. 3 Orang mengalami luka-luka akibat kecelakaan itu.

"Sekarang sudah ditangani Polda (Metro Jaya)," ujar petugas Polsek Metro Tanah Abang, Bripda Ngadiyono, saat dihubungi detikcom, Sabtu (24/11/2012).

Ngadiyono mengatakan kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 03.15 WIB dini hari tadi. Mobil bernopol B 111o MJ tersebut terbalik sehingga mengganggu lali lintas di Jalan Asia Afrika. Namun tidak mengakibatkan kemacetan.

Belum diketahui penyebab terbaliknya mobil tersebut. Ketiga penumpang yang mengalami luka-luka telah dilarikan ke rumah sakit. Mobil nahas tersebut juga telah dievakuasi dari lokasi kecelakaan.

Kecelakaan lain juga terjadi dini hari tadi di Jakarta. Berdasarkan akun twitter TMC Polda Metro Jaya, seorang pejalan kaki bernama Marmun (40) tewas akibat ditabrak pengendara motor bernopol B 6142 SKJ di Gang Paso Kebagusan, Jakarta Selatan, sekitar pukul 04.00 WIB.
Sementara di TPU Karet, sebuah mobil Honda Jazz bernopol B 8976 XO menabrak tiang listrik, sekitar pukul 02.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(rmd/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
84%
Kontra
16%