Jumat, 23/11/2012 18:36 WIB

Jakarta Diguyur Hujan, Ini Lokasi Banjir & Pohon Tumbang

Sukma Indah Permana - detikNews
Jakarta - Hujan deras mengguyur Jakarta mulai sore hingga petang ini. Banjir terjadi di beberapa titik juga pohon tumbang.

Berdasarkan akun twitter TMC Polda Metro Jaya yang dikutip detikcom, Jumat (23/11/2012) pukul 18.30 WIB, berikut titik-titik banjir ini:

1. Imbas genangan air sekitar 30 cm di Perumahan Lippo Karawaci, arus lalu lintas Tol Karang Tengah arah Karawaci padat merayap
2. Banjir di Cawang Kompor, air setinggi 20 cm, berimbas pada padatnya arus lalu lintas di sekitar lokasi.
3. Genangan air sekitar 30 cm di sekitaran Traffic Light Garuda, Taman Mini Indonesia Indah, lalin padat merayap.
4. Genangan air di Exit Tol Bitung Tangerang setinggi 35 cm, lalu lintas dari Tol Merak padat merayap di kedua arahnya.

Selain itu, angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang, di antaranya:

1. Pohon tumbang menimpa kendaraan Daihatsu Terrios B 1502 TOM di Pintu keluar Tol Kodam Cawang, saat ini masih penanganan Petugas Polri.
2. Pohon tumbang di depan SMA 28 Jl Raya Ragunan, Pasar Minggu.
3. Pohon tumbang di Jl Asem baris (belakang Wisma IKPT Jl MT Haryono).
4. Pohon tumbang di jalur lambat Jl Perintis Kemerdekaan, tepatnya depan pool bus TransJakarta. Jalur lambat tidak bisa dilintasi.

Longsor pun tejadi di Tol Setelah Lenteng Agung arah Kampung Rambutan KM 29 (Bahu jalan dan lajur 1). Lalin padat merayap.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(sip/nwk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%