detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 09:08 , Sumber : Radio Republik Indonesia

Senin, 19/11/2012 14:11 WIB

Bayi dan 'Surat Wasiat' di Klinik Khitan Kagetkan Warga Banyumas

Arbi Anugrah - detikNews
Halaman 1 dari 2
Foto: arbi anugrah/detikcom
Banyumas - Saat sebagian orang kesulitan mempunyai keturunan, seseorang tega meninggalkan begitu saja bayi di sebuah klinik khitan di Banyumas, Jateng. Di dekat bayi terdapat 'surat wasiat' yang intinya meminta siapapun yang menemukan, merawat bayi itu.

Bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan di Klinik Andika, Desa Kranggan, Kecamatan Pakuncen, Banyumas, Jawa Tengah, Senin (19/11/2012). "Bayinya ditaruh di kursi teras klinik," kata Titi, salah satu saksi mata kepada wartawan.

Sebelumnya, Titi tidak menaruh curiga kepada seorang pria yang terus berdiri di depan klinik. Saat itu, klinik khusus khitan tersebut belum buka.

"Saya kira dia mau periksa. Tapi tidak tahu, jadi saya masuk ke rumah lagi. Eh nggak tahunya sudah ada bayi," jelasnya.

Saat ditemukan, bayi yang dibedong kain tersebut tidak menangis. Kondisinya sehat. Ada dot bayi dan secarik kertas. Isi suratnya sebagai berikut:

"Bapak atau ibu, tolong jagalah dan rawat anakku ini. Saya bingung karena tidak ada kuat biaya. Saya ucapkan terima kasih atas pertolongannya. Wassalam"

Pemilik klinik, Wahyu, sempat kebingungan mengetahui ada bayi di teras kliniknya. Dia menghubungi kakaknya yang berprofesi sebagai bidan di Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Brebes, Jateng. Oleh kakaknya, bayi tersebut dirawat untuk sementara.Next

Halaman 1 2

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(arb/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%