Minggu, 18/11/2012 00:43 WIB

Pengalaman Guntur Paling Berkesan Malah Ketika Soekarno Telah Lengser

Nur Khafifah - detikNews
Jakarta - Di sela-sela peluncuran buku Bung Karno, Guntur Soekarno Putra menceritakan sosok bapak proklamator itu di mata keluarga. Bagi Guntur, Soekarno ialah orang yang tidak pernah takut akan apapun.

"Bapak itu orangnya konsekuen, nggak pernah takut sama siapapun," kata Guntur di peluncuran buku 'Bung Karno, Bapakku, Kawanku, Guruku' di Gedung Sampoerna Strategic Squere, Jalan Jendral Sudirman kav.45, Jakarta Selatan, Sabtu (17/11/10) malam.

Guntur juga mengatakan dirinya terkesan saat menjadi anak seorang presiden Indonesia ialah saat mengetahui bagaimana ayahnya menghadapi para pemimpin dunia. "Saat itu bagi saya presiden luar yang paling berkesan buat saya ialah Presiden Amerika Jhon F. Keneddy," tutur Guntur.

Guntur juga menjelaskan hubungan bapaknya saat itu dengan partai komunis sangat baik. Namun yang menarik adalah, bagi seorang Guntur pengalamannya yang paling berkesan adalah ketika Soekarno sudah tak lagi menjadi presiden.

"Waktu saya lulus SMA saya tidak perlu mendapat pengawalan lagi, oleh paspampres. Karena Bung Karno sudah tidak jadi Presiden," ujarnya.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(spt/fjr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%