detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 04:56 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 18/11/2012 00:43 WIB

Pengalaman Guntur Paling Berkesan Malah Ketika Soekarno Telah Lengser

Nur Khafifah - detikNews
Jakarta - Di sela-sela peluncuran buku Bung Karno, Guntur Soekarno Putra menceritakan sosok bapak proklamator itu di mata keluarga. Bagi Guntur, Soekarno ialah orang yang tidak pernah takut akan apapun.

"Bapak itu orangnya konsekuen, nggak pernah takut sama siapapun," kata Guntur di peluncuran buku 'Bung Karno, Bapakku, Kawanku, Guruku' di Gedung Sampoerna Strategic Squere, Jalan Jendral Sudirman kav.45, Jakarta Selatan, Sabtu (17/11/10) malam.

Guntur juga mengatakan dirinya terkesan saat menjadi anak seorang presiden Indonesia ialah saat mengetahui bagaimana ayahnya menghadapi para pemimpin dunia. "Saat itu bagi saya presiden luar yang paling berkesan buat saya ialah Presiden Amerika Jhon F. Keneddy," tutur Guntur.

Guntur juga menjelaskan hubungan bapaknya saat itu dengan partai komunis sangat baik. Namun yang menarik adalah, bagi seorang Guntur pengalamannya yang paling berkesan adalah ketika Soekarno sudah tak lagi menjadi presiden.

"Waktu saya lulus SMA saya tidak perlu mendapat pengawalan lagi, oleh paspampres. Karena Bung Karno sudah tidak jadi Presiden," ujarnya.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(spt/fjr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
85%
Kontra
15%