detikcom
Jumat, 16/11/2012 14:08 WIB

Kapolres Jakbar: Jenglot Barang Berbahaya, Akan Dimusnahkan

Ahmad Juwari - detikNews
Jakarta - Jenglot benda yang disita polisi dari Elang (33) akan dimusnahkan. Jenglot yang dipercayai sebagian masyarakat memiliki kekuatan mistis itu digunakan Elang sebagai alat untuk merampok perempuan SS (25). Jenglot menjadi alat kejahatan.

"Nanti setelah mendapat putusan dari Kejaksaan sebagai barang bukti, tentu akan kita musnahkan. Itukan berbahaya," terang Kapolres Jakbar Kombes Pol Suntana di Mapolres Jakbar, Jl S Parman, Jakarta, Jumat (16/11/2012).

Sayangnya, Suntana tidak merinci bagaimana jenglot berukuran 20 Cm, dengan bentuk ular dan rambut panjang itu dimusnahkan. Polisi hanya menyimpannya di dalam toples.

"Untuk sementara barang buktinya kita amankan dahulu," jelas Suntana. Polisi menunggu proses hukum atas Elang.

Jenglot tersebut disebut Elang sebagai jenglot batara durga. Dia mendapatkannya 3 tahun lalu. Elang menggunakan jenglot itu untuk memperdayai SS (25). Setelah meminum kopi dan mencium jenglot, SS pingsan tak sadarkan diri 3 hari.

Elang menggunakan jenglot untuk alasan bisa membuka aura dan rezeki korbannya. Tapi setelah korban tak sadarkan diri, pelaku menguras harta korban.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(ndr/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
53%
Kontra
47%