detikcom
Jumat, 16/11/2012 08:08 WIB

Ini 3 Kementerian yang Dilaporkan Seskab Dipo Alam ke KPK

Fajar Pratama - detikNews
Seskab Dipo Alam saat melapor ke KPK
Jakarta - Pada Rabu (14/11) malam kemarin, Seskab Dipo Alam melaporkan tiga kementerian dan oknum anggota DPR ke KPK, terkait adanya dugaan kongkalikong anggaran. Kementerian mana yang dilaporkan itu?

Penelusuran detikcom, Jumat (16/11/2012), 3 kementerian yang dilaporkan itu adalah Kementerian Pertanian, Kementerian Pertahanan dan Kementerian Perdagangan. Sedangkan dari anggota DPR yang dilaporkan merupakan legislator dari komisi terkait.

Seskab Dipo Alam ketika dikonfirmasi kemarin menutup rapat-rapat informasi mengenai kementerian mana yang dilaporkannya. "Ini ada tiga kementerian," ujar Dipo tanpa memperinci lebih lanjut, Rabu (14/11) lalu.

Sedangkan hal yang sama juga dinyatakan dari pihak KPK. "Saya selaku humas tidak diberi informasi," ujar Jubir KPK Johan Budi, Kamis (15/11) semalam. Johan hanya mengatakan laporan itu akan ditelaah sesuai dengan prosedur yang ada di KPK.

Beberapa waktu lalu Dipo pernah menyebut adanya dugaan penggelembungan anggaran yang dilakukan anggota DPR, Ketua Fraksi, dan staf ahli menteri yang berasal dari politisi. Dipo juga telah mengeluarkan surat imbauan agar Kementerian dan BUMN menyudahi kongkalikong dengan DPR.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fjr/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%