detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 22:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 14/11/2012 12:10 WIB

Ahok Sewot SD-SMA Thamrin untuk Siswa Miskin Pintar Diisi yang Berduit

Ahmad Juwari - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sewot saat inspeksi mendadak di sekolah unggulan MH Thamrin, Cipayung, Jakarta Timur. Menurut Ahok, siswa tidak mampu namun memiliki kecerdasan tinggi dapat masuk ke sekolah unggulan di Jakarta itu.

"Intinya saya juga nggak suka, 'kalau uang tidak cukup jangan salahkan kami', ada filosofi 'anakmu sekolah di sekolah saya'. Saya ancam Saudara, saya (Wagub DKI) yang atur," ujar Ahok dengan nada keras dan tegas.

Ahok mengatakan itu saat berada di ruang meeting sekolah unggulan MH Thamrin, Jl Bambu Wulung, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (14/11/2012).

Ahok didampingi Kadis Pendidikan DKI Taufik Yudi Mulyanto. Terlihat juga Djumadi, Kepala Sekolah SD-SMAN Unggulan MH Thamrin dan sekitar 40 guru. Suasana di ruang kelas itu pun menjadi hening saat Ahok sedang berbicara dengan nada keras dan tegas. Djumadi hanya diam mendengarkan pernyataan keras Ahok itu.

Menurut Ahok, sekolah unggulan baru satu di Jakarta yakni SD-SMAN di MH Thamrin, Cipayung. Namun menurut Ahok, Gubernur DKI Joko Widodo menginginkan anak kurang mampu dan memiliki kecerdasan harus mendapatkan pendidikan berkualitas.

"Prinsip Pak Gubernur semakin kurang beruntung anak, maka harus mendapatkan pendidikan terbaik. Jadi anak yang dekat, sekolah yang dekat," tutur Ahok yang mengenakan pakaian dinas warna krem ini.

Menurut Ahok, ada dana APBD dari pembangunan sekolah unggulan tersebut. Bahkan Dinas Pendidikan mengeluarkan uang Rp 6,5 triliun per tahun untuk menggaji seluruh guru di Jakarta, termasuk di sekolah unggulan MH Thamrin.Next

Halaman 1 2

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(nik/nwk)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
82%
Kontra
18%