Rabu, 14/11/2012 09:19 WIB

HUT ke-67 Brimob, Kapolri Ingatkan Bahaya Terorisme & Separatis

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Kapolri Jenderal Timur Pradopo memimpin upacara HUT ke-67 Brimob. Ia mengingatkan Korps Brimob Polri akan bahaya terorisme dan saparatis yang mulai melek media maya untuk mendapat perhatian internasional.

Hal tersebut disampaikan Timur dalam upacara peringatan HUT ke-67 Brimob Polri di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (14/11/2012).

"Aksi terorisme cukup signifikan, melibatkan remaja. Faktor utama tantangan ideologi paham radikal masuk ke pemikiran anak muda," kata Timur dalam amanat yang disampaikan di hadapan personel Brimob dan undangan.

Menurutnya, aksi teror yang mulai merongrong anak muda mengakibatkan perang asimetris atau perang skala kecil. "Namun dapat berakibat besar," tegas Timur.

Untuk kelompok separatis, Timur mengatakan kelompok bersenjata saat ini telah menguasai jaringan teknologi.

"Separatis dewasa ini menguasai teknologi sehingga dapat dengan mudah mereka akses untuk mendapat perhatian internasional," ujar Kapolri.

Sebab itu, peran korps yang sejak lahir dinamai Korps Polisi Istimewa atau Mobile Brigade ini dituntut kesiapan mental dan raga untuk merespons cepat serta menanggulangi ancaman tersebut.

Sementara itu, dalam peringatan HUT Brimob kali ini puluhan penerjung dari unsur TNI/Polri ikut meramaikan prosesi perayaan hari ulang tahun.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ahy/aan)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
75%
Kontra
25%