Detik.com News
Detik.com
Selasa, 13/11/2012 15:44 WIB

Rapor Kinerja Kementerian, Syarif Hasan: Saya Yakin Birunya Double

Mega Putra Ratya - detikNews
Rapor Kinerja Kementerian, Syarif Hasan: Saya Yakin Birunya Double Menkop UKM, Syarif Hasan.
Jakarta - Hasil evaluasi rutin Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) menyatakan masih ada kementerian dan kementerian koordinator yang mendapat nilai merah dalam rapornya. Menteri Koperasi dan UKM, Syarif Hasan, yakin rapor kinerja kementerian tang dia pimpin tidak termasuk salah satu di antarannya.

"Kayaknya punya saya bagus. Birunya double," ujar Syarif di Ritz Carlton, Pasific Place, Jakarta, Selasa (13/11/2012).

Syarif mengaku tidak tahu siapa-siapa saja menteri yang mendapat rapor merah dari UKP4. Namun dirinya yakin kementeriannya aman dari rapor merah. Bagaimana dengan menteri lain yang berasal dari Partai Demokrat?

"Ya kita tanya UKP4 dong," jawabnya.

Seperti diberitakan sebelumnya Kepala UKP4, Kuntoro Mangkusubroto mengatakan ada menko dan menteri yang mendapat rapor merah. Namun Kuntoro menutup rapat-rapat siapa menteri yang dimaksud. Hasil evaluasi tentang kinerja dan capaian target itu sudah disampaikannya kepada Presiden SBY.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mpr/lh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%