Detik.com News
Detik.com

Selasa, 13/11/2012 11:44 WIB

Video Ahok Rapat dengan Dinas PU di YouTube Laris Manis

Sukma Indah Permana - detikNews
Video Ahok Rapat dengan Dinas PU di YouTube Laris Manis
Jakarta - Ahok jadi sensasi internet. Ini setelah video rapatnya bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang muncul di YouTube, laris manis. Dalam video itu pria bernama lengkap Basuki Tjahaja Purnama tersebut bicara tegas bahkan menyeret nama KPK.

Video itu diupload oleh Pemprov DKI Jakarta dengan judul "08 Nov 2012 Wagub Bpk. Basuki T. Purnama Menerima Paparan Dinas Pekerjaan Umum". Video itu berdurasi 46 menit.

Sejak diupload pada 8 November, video itu sudah dilihat 148.744 kali hingga pukul 11.30 WIB, Selasa (13/11/2012). Jumlah yang menonton video itu paling tinggi dibandingkan dengan video-video kegiatan Pemprov pada hari yang sama. Maklum saja, video itu menjadi populer setelah tersebar lewat media sosial dan BBM.

Video itu cukup menarik karena menampilkan Ahok yang berbicara lugas, blak-blakan, terang-terangan. Ahok meminta anggaran Dinas PU dipotong karena terlalu tinggi.

"Pak, sebelum dimulai apakah pagu anggaran sudah dipotong 25 persen untuk biaya-biaya pembangunan ini. Karena harganya terlalu tinggi. Dan diduga dipotong 40 persen pun bisa, dan kita potong 25. Saya kira fair, kami gubernur dan wagub meminta 25 persen untuk kami dikembalikan dalam bentuk APBD, dipotong," kata Ahok saat membahas APBD 2013.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(sip/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%