Detik.com News
Detik.com
Senin, 12/11/2012 11:18 WIB

Mobil Travel Terbakar di KM 109 Tol Cipularang

Nala Edwin - detikNews
Jakarta - Sebuah mobil travel Jakarta-Bandung terbakar di KM 109+900 Tol Cipularang. Kebakaran ini disebabkan adanya percikan api di bawah setir mobil sehingga menyebabkan mobil warna coklat tersebut terbakar.

"Kejadiannya pukul 09.10 WIB dan bisa dipadamkan sekitar pukul 10.00 WIB," kata Kirno, petugas Jasa Marga kepada detikcom, Senin (12/11/2012).

Kirno mengatakan, saat itu mobil sedang berjalan dari Jakarta arah Bandung. Saat melintas di lokasi itu, timbul percikan api sehingga membuat mobil itu terbakar hebat. Kebakaran itu bisa dipadamkan oleh petugas tol dan juga mobil pemadam dari Jatiluhur. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran mobil bernomor polisi D 7943 AK tersebut.

"Untuk penyebab diperkirakan korsleting listrik," katanya. Tidak ada korban luka dalam insiden itu karena semuanya telah keluar dari mobil saat mobil mengalami masalah.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nal/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%