Senin, 12/11/2012 06:52 WIB

Antisipasi Pengrusakan, Polisi Minta Halte Busway Dipasangi CCTV

Pandu Triyuda - detikNews
Jakarta - Buntut kasus pengrusakan halte TransJakarta Tebet yang dilakukan oleh orang tidak dikenal, Minggu (11/11), jajaran Polsek Tebet meminta manajemen TransJ memasang CCTV di halte busway tersebut. Ternyata permintaan itu telah diajukan sejak lama, namun hingga saat ini hanya sebatas rencana saja.

"Kita mengimbau untuk pemasangan CCTV, bahkan rencananya sudah dari bulan Agustus lalu dan hingga saat ini belum dilaksanakan," ujar Kasi Humas Polsek Tebet, Aiptu Broto Suwarno, saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (11/11/2012).

Broto menjelaskan selain perlu dipasang CCTV, dia juga meminta pengamanan dari pihak TRansJ diperketat. Karena kasus ini sudah yang kedua kalinya.

"Petugas untuk keamanannya kalau bisa 24 jam," ungkapnya.

Broto menjelaskan belum ditemukan adanya korelasi dengan kasus pengrusakan halte sebelumnya yang terjadi pada bulan Agustus lalu. Namun pihaknya akan tetap melakukan penyidikan dan mencari tahu siapa pelaku dibalik ini semua.

"Sementara kita tidak menemukan selongsong peluru. Kita pun belum bisa memastikan apakah pelakunya sama dengan kasus yang lalu, yang jelas kami tetap melakukan proses pemeriksaan terus-menerus. Sementara mobil patroli dari sabara akan tetap di lokasi," ungkapnya.

Rencananya Mapolsek Tebet akan bekerja sama dengan Mapolsek Jatinegara dalam hal pengungkapan kasus. Diharapkan kasus ini bisa terkuak dan penjahatnya bisa ditangkap.


(ndu/trq)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    88%
    Kontra
    12%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel