detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 12:34 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 12/11/2012 03:07 WIB

Cerita Penumpang Bus Pembawa Mahasiswa yang Kecelakaan di Boyolali

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Halaman 1 dari 2
Foto: Muchus/detikcom
Jakarta - Sekitar 44 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Katholik (Unika) Sugiyopranoto, Semarang, yang terluka akibat kecelakaan bus di Ampel, Boyolali dibawa ke RS Elisabeth Semarang. Suasana di depan IGD RS Elisabeth pun ramai dipenuhi sanak keluarga yang ingin mengetahui kondisi korban.

Salah satu korban Natasya Celia Raharjo (18) mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unika Semarang mengalami luka lecet di bagian tangan dan kakinya selain itu luka lebam juga terlihat di tangan kiri Natasya. Sambil menahan sakit lukanya, mahasiswi baru itu menceritakan peristiwa nahas yang baru dialaminya.

Menurut kisah Natasya, sekitar pukul 14.30 WIB, Bus PO Usaha Jaya bernopol K 1538 AC yang mengangkut rombongan mahasiswa baru UNIKA untuk kembali ke Semarang setelah berkemah di Bumi Perkemahan Indraprasta, Desa Candisari, Ampel, Boyolali. Namun saat melintas di ruas jalan Ampel-Pantaran, kendaraan tiba-tiba melaju semakin kencang.

"Saya kira cuma ngebut biasa, tapi ternyata ada yang teriak rem blong dari arah depan," kata Natasya di depan IGD RS Elisabeth Semarang, Minggu (11/11/2012) malam.

Selain mendengar teriakan tersebut, Natasya yang saat itu duduk di bagian tengah bus melihat teman-temannya mulai panik dan menggenggam erat kursi di depannya.

"Saya juga ikut pegangan, sedangkan sopir berusaha ngerem tapi gagal," ujarnya.

Ketika bus melaju kencang di turunan, sopir, Khamdun (41) membanting setir ke kanan sehingga menabrak pagar rumah dan menabrak pohon. Bus tersebut lalu terguling ke kiri dan menyebabkan atap bus terbuka dan bodi bus terbelah dua.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(alg/trq)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close