detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 17:46 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 11/11/2012 14:43 WIB

Gunung Lokon Meletus!

Sukma Indah Permana - detikNews
Jakarta - Gunung Lokon di Sulawesi Utara meletus. Letusan yang terjadi siang ini menimbulkan kolom abu letusan setinggi 600 meter dari Kawah Tompaluan.

"(abu) Tertiup ke arah utara," ujar Kepala Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono menambahkan tidak ada korban dalam letusan ini dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/11/12).

Tidak ada korban akibat letusan yang terjadi pada pukul 13:43:56 WITA ini. Suara dentuman terdengar hingga Pos Gunung Lokon/Gunung Mahawu yang berjarak 6 km dari Kawah Tompaluan.

"Izinkan saya menyampaikan rasa hormat dan salut kepada Kepala BPBD Sulut dan Kepala BPBD Kota Tomohon serta masyarakat di sekitar G Lokon yang senantiasa siaga mengantisipasi ancaman letusan Gunung Lokon, sehingga hingga kini tidak ada korban," tuturnya Surono.

Sementara itu Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menambahkan sebelumnya terjadi peningkatan aktivitas Gunung Lokon sejak hari ini pada pukul 00.00-12.00 WITA. Data visual menunjukkan adanya asap dari Kawah Tompaluan yang berwarna putih tipis-sedang, dengan tinggi 25-200 meter.

"Tercatat 30 kali gempa vulkanik dalam, 142 kali gempa vulkanik dangkal, 8 kali gempa hembusan, dan getaran tremor terus menerus dengan amplituda maksimum 2 mm," ulas Sutopo.

Sutopo mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar 2,5 km dari Kawah Tompaluan. "BPBD Sulawesi Utara dan BPBD Kota Tomohon berada di lokasi untuk melakukan pemantauan dan antisipasi yang diperlukan. Masyarakat belum perlu mengungsi," jelas Sutopo.

Sutopo mengatakan bahwa hingga kini Gunung Lokon masih status Siaga (level III). Sejak ditetapkan Awas pada 10 Juli (letusan pertama 14 Juli, dan turun Siaga 24 Juli 2011) hingga kini Gunung ini sering meletus dan belum stabil.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(sip/mad)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%