detikcom
Jumat, 09/11/2012 18:33 WIB

Pilkada Jabar

Aher-Deddy Mizwar Deklarasi di Hari Pahlawan

Rina Atriana - detikNews
artis-artis di Pilgub Jabar
Jakarta - Ahmad Heryawan (Aher) dan Deddy Mizwar akan mendeklarasikan diri menjadi cagub dan cawagub Jawa Barat (Jabar) pada Sabtu 10 November 2012. Rupanya pasangan berusia 46 dan 57 tahun ini ingin mendeklarasikan diri tepat di Hari Pahlawan.

"Pukul 13.00 WIB besok kita mendeklarasikan pencalonan Pak Aher dan Pak Deddy Mizwar di Monumen Juang di Bandung. Lalu kita melakukan pendaftaran ke KPU pukul 16.00 WIB," kata Sekjen PPP M Romahurmuziy, kepada detikcom, Jumat (9/11/2012).

PPP baru saja memutuskan mendukung Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar, setelah kandidat cawagub yang diusulkan ditolak oleh PKS dan gagal deal dengan Golkar. Ketua Umum PPP Suryadharma Ali menegaskan dukungan tersebut setelah menggelar pertemuan dengan Ahmad Heryawan.

"Sebagai partai politik, kita melakukan tinjauan sebelum memberikan dukungan pada pasangan calon. Update survei terakhir Aher masih yang tertinggi. Dengan dilengkapi Pak Deddy Mizwar sebagai seniman dan budayawan yang terhormat saya kira sudah pas," kata Romahurmuziy menjelaskan alasan mendukung Ahmad Heryawan.

PPP berharap masyarakat Jabar mendukung kembali Ahmad Heryawan. Kombinasi dengan Deddy Mizwar diyakini ampuh menghadapi kandidat cagub lain yang juga dari kalangan artis.

"Penunjukan Pak Deddy juga karena calon dari partai lain yang mengusung artis. Jadi kita ingin menyeimbangkan," tegasnya.

Siapa sangka, ada profesi sebagai pencicip minuman keras oplosan. Saksikan "Reportase Sore" TRANS TV tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(van/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
55%
Kontra
45%