detikcom
Jumat, 09/11/2012 18:13 WIB

Chairul Tanjung: Saya Tidak Punya Niatan Jadi Presiden

Norma Anggara - detikNews
Dok detikcom
Surabaya - Ada yang unik dalam kunjungan pengusaha sukses Chairul Tanjung ke Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Pria yang menjabat sebagai Ketua Komisi Ekonomi Nasional ini mendapat pertanyaan, apakah ada niatan untuk menjadi Presiden RI?

Tawa riuh ribuan mahasiswa penerima Beasiswa Bidik Misi ini meramaikan Gedung Futsal Indoor Kampus ITS Jl Sukolilo. Dengan santai Chairul Tanjung membeberkan, dirinya tak pernah berangan-angan untuk menjadi Presiden RI.

"Saya tidak punya niat dan kemauan untuk menjadi presiden," kata Chairul Tanjung disambut tepuk tangan ribuan mahasiswa, Jumat (9/11/2012).

Pria yang akrab disebut CT menjelaskan, menjadi Presiden RI itu merupakan sesuatu yang mulia. Karena, Presiden RI harus berbuat yang bermanfaat bagi rakyat.

"Tapi menjadi pengusaha itu juga mulia, untuk menciptakan lapangan kerja," tutur CT.

Ungkapan CT tersebut cukup membuat wajah ribuan mahasiswa Unair, ITS, Pens, PPNS, dan Unesa kembali optimis. Pasalnya, para mahasiswa ini merupakan mahasiswa miskin dan berprestasi yang berhasil mendapat Beasiswa Bidik Misi.

Untuk itu, CT mengimbau agar para mahasiswa di hadapannya tak hanya bercita-cita menjadi pegawai.

"Bercita-citalah menciptakan lapangan kerja untuk orang lain, jangan hanya jadi pegawai," tandas CT.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(gik/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%