detikcom

Jumat, 09/11/2012 18:06 WIB

Remaja yang Bunuh Ayah Temannya Dikenal Sopan oleh Keluarga Korban

Septiana Ledysia - detikNews
Jakarta - SP (17), pelaku pembacokan ayah temannya, Djong Ket Jung (52) di mata keluarga korban dikenal sebagai anak yang sopan. Selama beberapa kali datang ke rumah korban, ia dikenal sebagai anak yang paling baik di antara teman-temannya yang lain.

"Kita sekeluarga ngeliat dia itu baik anaknya. Bahkan paling sopan dibanding teman-teman Hendrik yang suka main ke rumah," kata Vina, kakak Hendrik di RS Hermina, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (9/11/2012).

Menurut Vina, SP merupakan teman sekelas Hendrik. Ia pertama kali main ke rumah Hendrik pada hari Minggu (4/11) lalu untuk belajar kelompok. Saat itulah Vani bertemu dengan SP yang akhirnya membunuh ayah dan melukai adiknya.

"Kita nggak nyangka banget kalau dia tega ngelakuin hal seperti itu, apalagi pas ditanya ke Hendrik, dia nggak punya masalah sama SP," kata Vina.

Saat ini Hendrik masih dalam tahap pemulihan karena terkena luka pisau di bagian kepala, leher, dan bahunya. Hendrik juga sudah memaafkan kelakuan pelaku karena melihat latar belakangnya sebagai anak yang memiliki masalah keluarga karena perceraian kedua orang tua.

Seperti yang diketahui, SP (17) membacok temannya, Hendrik, dan ayah temannya itu, Djong Ket Jung (52), di Perumahan Citra, Kalideres, Jakarta Barat. SP mendatangi rumah Hendrik dengan alasan ingin berlatih drama bersama.

SP juga ingin merampok Hendrik karena pernah menabrak seorang wanita tiga minggu lalu. Akibat kecelakaan ini SP harus menganti rugi biaya pengobatan wanita tersebut. STNK dan juga HP milik SP disita akibat kecelakaan itu. Bila ingin kembali, SP harus menebusnya untuk ongkos pengobatan korban.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(spt/mok)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
70%
Kontra
30%