Detik.com News
Detik.com

Kamis, 08/11/2012 20:28 WIB

Polda: 'Razia' Polisi Gendut Patut Dicontoh Jajaran Polres Lain

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Polda Metro Jaya mengapresiasi upaya Kapolres Tangerang Kota Kombes Wahyu Widada yang me-'razia' polisi gendut. Bahkan Polda menyarankan agar program tersebut ditiru oleh jajaran Polres lainnya.

"Itu bagus ya, patut ditiru oleh jajaran Polres lain. Itu salah satu terobosan kreatif," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (8/11/2012).

Rikwanto mengatakan, sebagai pimpinan, Wahyu menerapkan fungsi Kapolres dalam penggunaan kekuatan dan pembinaan kekuatannya.

"Agar anggota menjadi berdaya guna tentu dibina kekuatannya, diantaranya dengan membentuk kegiatan berolahraga," jelas Rikwanto.

Disamping bisa lebih berdaya guna terhadap institusinya, anggota yang mengikuti kegiatan olahraga itu akan merasakan manfaatnya bagi kesehatan dan vitalitas tubuhnya sendiri.

"Anggotanya juga kan jadi sehat, fit terus kalau sering berolahraga," kata Rikwanto.

Sejumlah anggota berbadan gemuk di jajaran Polres Tangerang Kota 'dirazia'. Sebagai bentuk 'hukumannya' anggota tersebut disuruh berolahraga setiap Selasa hingga Jumat setiap minggunya.

Kapolres Tangerang Kota Kombes Wahyu Widada mengatakan, upaya tersebut dilakukan agar anggota yang memiliki kelebihan berat badan bisa mendapatkan tubuh yang ideal. Dengan begitu, aktivitasnya sebagai anggota baik di lapangan atau sebagai staf menjadi lebih gesit.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mei/ahy)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%