Detik.com News
Detik.com

Kamis, 08/11/2012 10:18 WIB

Duh! Penghukum Jaksa Urip 20 Tahun Bui Dibebastugaskan Adili Korupsi

Andi Saputra - detikNews
Duh! Penghukum Jaksa Urip 20 Tahun Bui Dibebastugaskan Adili Korupsi Teguh jadi ketua majelis hakim Urip (dicky/detikcom)
Jakarta - Masih ingat jaksa Urip Tri Gunawan? Jaksa Urip dihukum 20 tahun penjara karena menerima suap US$ 660 ribu dari Artalyta Suryani. Nah, ternyata ketua majelis hakim perkara tersebut, Teguh Haryanto, kini dibebastugaskan dari urusan mengadili kasus-kasus korupsi.

Hal ini terungkap dalam salinan mutasi Mahkamah Agung (MA) yang didownload detikcom, Kamis (8/11/2012). Dalam hasil rapat Tim Promosi dan Mutasi (TPM) MA pada akhir Okotober 2012 lalu, Teguh Haryanto dipindahkan dari Lampung ke Solo. Sebelum bertugas di Lampung, Teguh berdinas di PN Tipikor Jakarta Pusat. Dia di sini sempat memvonis Urip. Setelah itu, dia dimutasi ke Pangkalpinang.

"Memutasi Teguh Haryanto SH dari Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Karang, Lampung, menjadi Wakil Ketua PN Surakarta," demikian lansir MA.

Dengan dipindahtugaskan ke PN Surakarta, maka Teguh yang sangat ditakuti para terdakwa korupsi kini tidak lagi mengadili perkara-perkara yang merugikan negara miliaran rupiah. Sebab PN Surakarta tidak memiliki Pengadilan Tipikor. Seluruh perkara korupsi di Jawa Tengah diadili di PN Semarang.

"Kalau saya tidak berpikir macam-macam. Setiap orang punya takdirnya masing-masing," ungkap Teguh saat dikonfirmasi detikcom.

Atas mutasi ini, Wakil Ketua Komisi Yudisial (KY), Imam Anshari Saleh meminta MA memberikan penjelasan kepada publik. "Harus perlu kejelasan alasan mutasi, apa pertimbangannya dan lain-lain," ujar Imam singkat.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(asp/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
92%
Kontra
8%
MustRead close