Rabu, 07/11/2012 06:05 WIB

Hebat! Siswa Asal Sidoarjo Juarai Kontes Robotik Pesawat Tanpa Awak

Rina Atriana - detikNews
Siswa berprestasi (Foto: Rina Atriana/detikcom)
Jakarta - Prestasi pelajar Indonesia dalam bidang teknologi patut diacungi jempol. Buktinya tiga siswa SMA di Sidoarjo, Jawa Timur berhasil menjuarai kontes robotik pesawat tanpa awak.

Ketiganya adalah siswa Kelas XI SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo yakni Rizki Indra Pratama, Haikal Virgiawan Zaky dan Afif Septianto.

Mereka berhasil menjuarai kontes robotik pesawat tanpa awak dalam Aerial Robot Contest (IARC) 2012 yang digelar Institut Teknologi Bandung (ITB) 2-4 November 2012 di Bandung. Sebagai juara, mereka memperoleh trophy dan hadiah berupa uang tunai Rp 6 juta.

Atas prestasi ini, PP Muhammadiyah ikut bangga. Karena itu ketiga siswa berprestasi ini diberi beasiswa dan uang tunai Rp 5 juta.

"Kita tadi menerima uang sebesar Rp 5 juta dan beasiswa, hanya belum tahu berapa dan dalam bentuk apa beasiswanya," ujar Rizki saat ditemui usai menerima hadiah dan unjuk kebolehan dari pesawatnya di Kantor PP Muhammadiyah, Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Selasa (6/11/2012).

Selain itu Rizki dan dua temannya juga menerima beasiswa dari sekolah mereka. Namun belum diketahui detil beasiswa yang akan diterima dari SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fdn/fdn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
42%
Kontra
58%