detikcom
Senin, 05/11/2012 19:03 WIB

Jelang Pilpres AS

Sudah 13 Presiden AS Jadi Penghuni Gedung Putih, Romney Berikutnya?

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Halaman 1 dari 2
White House (whitehousemuseum.org)
Washington, - Sejak Perang Dunia II pada tahun 1941 silam, Gedung Putih di Amerika Serikat telah dihuni total oleh 13 presiden AS. Ketigabelas presiden AS tersebut terdiri atas 7 presiden dari Partai Demokrat dan 6 presiden dari Partai Republik.

Seperti dilansir AFP, Senin (5/11/2012), penghuni pertama Gedung Putih yang terletak di Washington DC adalah Presiden Franklin D. Roosevelt. Roosevelt dari Partai Demokrat ini menempati Gedung Putih paling lama dibanding presiden AS lainnya, yakni selama 13 tahun mulai dari tahun 1931-1945.

Roosevelt terpilih menjadi Presiden AS sebanyak 4 kali berturut-turut. Sebabnya, peraturan yang membatasi masa jabatan maksimal 2 periode baru diberlakukan pada tahun 1951. Roosevelt meninggal dunia ketika masih menjabat, yakni pada 12 April 1945.

Penghuni kedua Gedung Putih adalah Presiden Harry Truman. Sebagai Wakil Presiden saat itu, Truman dilantik menjadi Presiden AS menggantikan Roosevelt yang meninggal dunia. Truman yang juga dari Partai Demokrat ini menghuni Gedung Putih selama 7 tahun, yakni pada tahun 1945-1952. Dia terpilih lagi pada pemilu tahun 1948.

Kemudian, Presiden Dwight Eisenhower dari Partai Republik menjadi penghuni Gedung Putih berikutnya. Jenderal bintang lima yang menjadi Presiden AS ke-34 ini, tinggal di Gedung Putih sejak tahun 1952 hingga 1960.

Gedung Putih selanjutnya ditempati oleh Presiden John F. Kennedy dari Partai Demokrat. Namun sayangnya, JFK panggilan akrab Kennedy, hanya menghuni Gedung Putih selama 3 tahun saja, dari tahun 1960-1963. JFK tewas ditembak ketika tengah melakukan kunjungan di Dallas, Texas, AS pada 22 November 1963 silam.

Sebagai Wakil Presiden saat itu, Lyndon Johnson menggantikan posisi JFK sebagai Presiden AS. Johnson dari Partai Demokrat ini pun menjadi penghuni Gedung Putih ke-5, yakni dari tahun 1963-1968.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(nvc/ita)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
46%
Kontra
54%