Detik.com News
Detik.com

Minggu, 04/11/2012 13:10 WIB

Hari ke-20 Jokowi

Guru Swasta Minta Gaji Setara Guru PNS, Jokowi Janjikan Kartu Sehat

Salmah Muslimah - detikNews
Guru Swasta Minta Gaji Setara Guru PNS, Jokowi Janjikan Kartu Sehat
Jakarta - Forum Komunikasi Guru Swasta (FKGS) se-DKI Jakarta meminta gaji dan kesejahteran yang sama dengan guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) di bawah Pemprov DKI Jakarta. Gubernur DKI Joko Widodo menjanjikan kartu sehat bagi guru-guru itu.

Hal itu disampaikan FKGS saat mengundang Jokowi dalam acara 'Tasyakuran Guru Swasta dan Tokoh Masyarakat dengan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI: Pemimpin Baru Jakarta Mewujudkan Kebijakan Pro Rakyat' di Gedung Balai Latihan Kerja Transito, Jalan H Naman 1, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Minggu (4/11/2012).

"Paling tidak disamakan kedudukan guru antara swasta dengan negeri. Jangan tebang pilihlah. Kan tujuan program Pak Jokowi Jakarta Cerdas, kita dukunglah dari guru-guru," kata Sekjen FKGS Nurfala ketika ditanya maksud dan tujuan acara ini.

Nurfala menjelaskan, meminta disamakan kedudukannya berarti meminta persamaan hal. Utamanya dalam soal kesejahteraan dan gaji.

"Gaji guru swasta masih di bawah UMR berkisar Rp 700 ribuan, mungkin yayasan nggak sanggup bayar jadi minta diperhatikan dan ditindaklanjuti pemerintah. Kalau guru negeri dapat TKD, tunjangan khusus daerah, guru swasta nggak dapet. Itu kan dari pemerintah," kata Nurfala.

Acara ini dimulai pukul 09.00 WIB, sedangkan Jokowi datang pada pukul 12.20 WIB. Sebelumnya Jokowi menghadiri acara sepeda santai memperingati 'Hari Tata Ruang' di Bundaran Hotel Indonesia, kemudian kembali ke rumah dinasnya di kawasan Menteng.

Jokowi tak lama hadir di acara FKGS ini.

"Saya hanya ingin bicara satu. Karena jumlah guru swasta jumlahnya banyak sekali. Saya belum bisa berhitung apa-apa. Saya hanya bisa menyampaikan nanti awal tahun (2013-red), Kartu Jakarta Sehat bisa dipakai di semua RS yang ada di Jakarta. Semoga kita sehat semua, tapi kalau ada yang sakit kan sudah ada kartu," kata Jokowi yang mengenakan batik cokelat.

"Nanti data Bapak, Ibu saya minta biar bisa dimasukkan datanya, hampir saja tertinggal, hehe," kata Jokowi yang kemudian meminta maaf karena terlambat ini.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nwk/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%