Detik.com News
Detik.com
Jumat, 02/11/2012 21:18 WIB

Perkosa Anak di Bawah Umur, Karyawan Toko Mainan di Cirebon Ditangkap

Faiq Resha - detikNews
Jakarta - Seorang karyawan toko mainan di Kota Cirebon, ditangkap polisi saat sedang bekerja. Karyawan toko tersebut ditangkap karena dilaporkan telah memperkosa anak di bawah umur.

Saat ditangkap, Nurman alias Nuri (19 tahun) warga Desa Celancang Kecamatan Suranenggala Kab Cirebon, tidak bisa berbuat banyak. Nurman yang baru 2 bulan bekerja di toko mainan anak-anak di Jl Pekiringan Kota Cirebon, hanya pasrah dibawa ke Mako Polres Cirbeon Kota.

"Senin malam ( 29/10/2012) anak saya tidak pulang. Lalu besoknya saya ke sekolah untuk mencari anak saya. Tapi dia juga tidak masuk sekolah. Lalu saya mencari tahu lewat guru dan teman-temannya, ujar orang tua korban, Raswan di depan ruang Pelayanan Perempuan
dan Anak Polres Cirebon Kota, Jumat (2/11/2012).

Setelah sehari semalam tak pulang, akhirnya anaknya pulang dengan perubahan sikap yang mencolok. Jadi pendiam dan tidak mau makan, tambah Raswan, warga Kec Lemah Abang Kab Cirebon.

Kepada wartawan, pelaku mengaku sempat berbuat mesum sebanyak 3 kali. Tetapi ini suka sama suka, elak Nurman warga Desa Celancang Kec Suranenggala Kab Cirebon.

Meski demikian, polisi tetap menangkap pelaku dengan alasan korban masih berada di bawah umur. Suka sama suka atau ada pemaksaan, korban masih dibawah umur dan dilindungi oleh UU no 23 Tahun 2002, ungkap Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Dony Satria Wicaksana.

Dalam penyelidikan oleh polisi, terungkap bahwa perbuatan pelaku dilakukan di wilayah hukum Polres Cirebon. Oleh karenanya sudah kita serahkan kasusnya ke Polres Sumber. Memang benar, waktu pertama kali, korban dan pelaku berkenalan di wilayah hukum Polres Cirebon Kota, lanjut Dony.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mpr/mpr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%