detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 21:52 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 02/11/2012 17:17 WIB

Awas! Mie Instan Korea Mengandung Zat Pemicu Kanker

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi (Asia One)
Manila, - Otoritas Filipina memutuskan untuk menarik produk-produk mie instan asal Korea Selatan (Korsel) dari toko-toko lokal di wilayahnya. Hal ini dilakukan menyusul adanya laporan bahwa produk tersebut mengandung bahan kimia yang memicu penyakit kanker.

Dalam pernyataannya, Badan Makanan dan Obat-obatan (FDA) Filipina menyatakan, ada 6 merek mie instan asal Korsel, terutama yang diproduksi oleh Nongshim Co, yang akan ditarik dari peredaran. FDA pun meminta publik untuk melapor jika menemukan masih ada produk-produk tersebut yang dijual kepada masyarakat.

"Pemerintah juga melakukan pemeriksaan, pengumpulan, dan pengujian produk-produk mie instan lainnya yang belum diidentifikasikan sebagai produk terkontaminasi, sebagai langkah pencegahan," demikian pernyataan FDA dalam situsnya seperti dilansir AFP, Jumat (2/11/2012).

Menurut FDA, otoritas Korsel sendiri yang menemukan ada 6 merek mie instan yang terkontaminasi zat kimia. Hasil uji laboratorium menyatakan, produk-produk tersebut mengandung 'benzopyrene', sejenis zat kimia yang memiliki potensi karsinogenik atau bisa menimbulkan penyakit kanker.

Dalam pernyataan FDA tidak dijelaskan apakah otoritas Filipina juga melakukan pengujian terhadap produk-produk tersebut. Pihak FDA tidak bisa dihubungi untuk dikonfirmasi soal hal ini.

Diketahui bahwa sejumlah negara lain, seperti China, Taiwan, dan Vietnam juga telah melakukan penarikan produk-produk asal Korsel tersebut.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(nvc/ita)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%