detikcom
Jumat, 02/11/2012 17:17 WIB

Awas! Mie Instan Korea Mengandung Zat Pemicu Kanker

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi (Asia One)
Manila, - Otoritas Filipina memutuskan untuk menarik produk-produk mie instan asal Korea Selatan (Korsel) dari toko-toko lokal di wilayahnya. Hal ini dilakukan menyusul adanya laporan bahwa produk tersebut mengandung bahan kimia yang memicu penyakit kanker.

Dalam pernyataannya, Badan Makanan dan Obat-obatan (FDA) Filipina menyatakan, ada 6 merek mie instan asal Korsel, terutama yang diproduksi oleh Nongshim Co, yang akan ditarik dari peredaran. FDA pun meminta publik untuk melapor jika menemukan masih ada produk-produk tersebut yang dijual kepada masyarakat.

"Pemerintah juga melakukan pemeriksaan, pengumpulan, dan pengujian produk-produk mie instan lainnya yang belum diidentifikasikan sebagai produk terkontaminasi, sebagai langkah pencegahan," demikian pernyataan FDA dalam situsnya seperti dilansir AFP, Jumat (2/11/2012).

Menurut FDA, otoritas Korsel sendiri yang menemukan ada 6 merek mie instan yang terkontaminasi zat kimia. Hasil uji laboratorium menyatakan, produk-produk tersebut mengandung 'benzopyrene', sejenis zat kimia yang memiliki potensi karsinogenik atau bisa menimbulkan penyakit kanker.

Dalam pernyataan FDA tidak dijelaskan apakah otoritas Filipina juga melakukan pengujian terhadap produk-produk tersebut. Pihak FDA tidak bisa dihubungi untuk dikonfirmasi soal hal ini.

Diketahui bahwa sejumlah negara lain, seperti China, Taiwan, dan Vietnam juga telah melakukan penarikan produk-produk asal Korsel tersebut.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(nvc/ita)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
41%
Kontra
59%