detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 08:52 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 02/11/2012 15:05 WIB

Hari ke-18 Jokowi

5 Bahasa 'Gado-gado' Jokowi

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 3 dari 6 Next »
2. Jokowi: Opo iki...opo iki

Jokowi kerap menyisipkan bahasa Jawa saat berdialog. Mantan Wali Kota Solo ini sangat santun, dan kalem saat berbicara.

Jokowi mendapat sambutan bak artis beken saat sowan ke Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Puluhan wartawan mengabadikan gambar Jokowi saat menginjakkan kaki di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (31/10/2012).

"Opo iki...opo iki," kata Jokowi sambil tersenyum saat dijepret pewarta foto.

Jokowi juga berdialek Jawa saat mengomentari demo buruh di depan Balai Kota. Ia kaget dengan aksi buruh yang menuntut penetapan upah minimum provinsi (UMP).

"Yo wis, ini kan mau dibicarakan," ucap Jokowi soal tuntutan upah buruh sambil masuk ke mobilnya.



Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%