Detik.com News
Detik.com
Jumat, 02/11/2012 15:11 WIB

Rebutan Tanah Sengketa, Dua Kelompok Massa Bentrok di Utan Kayu

Edward Febriyatri Kusuma,Salmah Muslimah - detikNews
Rebutan Tanah Sengketa, Dua Kelompok Massa Bentrok di Utan Kayu Foto: Tanah Sengketa
Jakarta - Dua kelompok massa terlibat bentrok di sekitar kantor Bea Cukai, Jl Ahmad Yani, Utan Kayu, Jakarta Timur. Bentrokan yang melibatkan ratusan orang ini sempat membuat pengguna jalan di kawasan itu ketakuan.

Bentrokan terjadi pada Jumat (2/11/2012), sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu sekelompok massa berjumlah 200 orang tiba-tiba saja menyerang kelompok lainnya yang berjumlah kurang dari 100 orang yang ada di dekat tanah sengketa.

"Kejadiannya sekitar pukul 11.30 WIB tapi sekarang kita masih jaga-jaga takut ada bentrokan susulan," kata salah seorang petugas polisi di lokasi bentrokan, Jumat (2/11/2012).

Bentrokan tak berlangsung lama, hal ini karena sudah ada petugas kepolisian yang berjaga-jaga di sekitar kawasan itu. Begitu massa datang petugas langsung menghalaunya. Namun akibat bentrokan itu ada salah seorang menderita luka. Dia kena sabetan benda tajam dan harus dibawa ke RS Persahabatan untuk mendapatkan perawatan.

"Tadi datang sekitar 50 orang kemari untuk mengantar rekannya yang terluka," kata Firman, satpam RS Persahabatan.

Firman mengatakan, saat itu ada seseorang yang terluka di bagian kepala. Namun orang tersebut masih bisa berjalan, darah terlihat keluar dari bagain kepalanya. "Dia dibawa ke ruang observasi karena ruang UGD Persahabatan terbakar kemarin," katanya.

Informasi dari ruang Observasi RS Persahabatan pria tersebut menderita luka bacok tiga tempat di kepala. Kemudian harus dijahit sepanjang 15 cm. "Sebenarnya harus di CT-scan karena cukup parah tapi korban menolak dan ingin pulang," kata salah seorang petugas RS Persahabatan.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Jakarat Timur Kompol Didik belum bisa memerikan keterangan lengkap mengenai bentrokan dua kelompok itu. "Ini masih diselidiki dan sekarang akan ada pertemuan dengan Kapolres," katanya.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nal/ndr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%