Detik.com News
Detik.com
Jumat, 02/11/2012 06:18 WIB

Kemensos: Kecemburuan Sosial Juga Picu Konflik di Lampung Selatan

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Halaman 1 dari 2
Kemensos: Kecemburuan Sosial Juga Picu Konflik di Lampung Selatan
Jakarta - Kementerian Sosial menugaskan beberapa tenaga ahli untuk memetakan kondisi daerah konflik di Lampung Selatan. Sejumlah temuan ditelusuri, termasuk kemungkinan adanya ketimpangan dan kecemburuan sosial.

Tenaga Ahli Menteri Sosial, Sapto Waluyo menuturkan saat mendatangi daerah konflik desa Balinuraga dan Agom di kecamatan Way Panji, Lampung Selatan, masih melihat perbedaan kondisi ekonomi sehingga menimbulkan kecemburuan sosial yang tinggi.

"Masyarakat asli Lampung merasa kondisi sosial-ekonomi mereka jauh tertinggal dibanding kaum pendatang. Di samping itu, ada kelompok yang mempertahankan adat kebiasaannya dan tidak mau berbaur dengan lingkungan baru," ujarnya dalam rilis yang diterima detikcom, Jumat (2/11/2012).

Menurutnya sampai saat ini masih ada kelompok-kelompok kecil yang sulit untuk berbaur dengan lingkungan dan lebih mementingkan kelompok atau kebersamaan di dalaml kelompok, hal itu dapat menyebabkan insiden kecil menjadi membesar.
"Sehingga insiden kecil dapat memicu konflik komunal," ujarnya.

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial, Syahabuddin, yang meninjau lokasi pengungsi di SPN Kemiling bersama Bupati Lampung Selatan, Ryco Menoza, mengatakan, daerah konflik di Lampung Selatan saat ini memasuki tanggap darurat.

"Saat ini kita memasuki masa tanggap darurat, proses penghentian kekerasan dan perlindungan terhadap korban dan pengungsi. Bersama Dinsos Provinsi Lampung kami menyiapkan shelter dan logistik," kata Syahabuddin.

Lebih lanjut ia mengatakan pihaknya akan mengerahkan puluhan tenaga relawan untuk membantu mengurus dapur umum di tenda-tenda pengungsian. "Kami kerahkan 40 Tagana yang mengurus dapur umum melayani 1.600 pengungsi," ujarnya.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(edo/mad)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 30/04/2015 21:33 WIB
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes Eksekusi mati terhadap dua tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi memang bukan yang pertama kali terjadi. Namun Kepala BNP2TKI Nusron Wahid justru menilai sia-sia protes terhadap pemerintah Arab Saudi terkait notifikasi eksekusi mati. Menurut dia, yang seharusnya diubah adalah aturan di Indonesia.
ProKontra Index »

Cegah Prostitusi, Pengelola Apartemen di Jakarta Harus Laporkan Penghuninya

Polisi membongkar praktik prostitusi di apartemen yang berawal dari pemesanan melalui forum di internet. Untuk mengantisipasi hal itu, Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat meminta para pengelola apartemen harus memberikan data-data penghuninya. Bila Anda setuju dengan Wagub Djarot, pilih Pro!
Pro
89%
Kontra
11%