Detik.com News
Detik.com

Jumat, 02/11/2012 00:01 WIB

Kebakaran Pabrik di Medan Dipicu oleh Ledakan Boiler

Khairul Ikhwan - detikNews
Kebakaran Pabrik di Medan Dipicu oleh Ledakan Boiler
Medan - Polisi sudah melakukan penyelidikan awal di lokasi kejadian kebakaran pabrik di Kawasan Industri Medan (KIM) 1, Sumatera Utara (Sumut). Ledakan mesin pemanas air atau boiler diduga sebagai pemicu utama kebakaran.

Kepala Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Belawan, AKBP Endro Kiswanto menyatakan, penyelidikan menyeluruh akan dilakukan nanti guna menemukan penyebab kebakaran yang menewaskan dua orang ini. Hanya saja informasi awal sudah diperoleh dari beberapa saksi yang dimintai keterangannya.

"Asal api dari ledakan boiler pabrik," kata Endro Kiswanto kepada wartawan di lokasi kejadian, Kamis (1/11/2012).

Hingga pukul 23.50 WIB, api yang membakar pabrik PT Indoglove masih belum juga padam. Sementara puluhan mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Pemerintah Kota Medan sudah bolak-balik ke lokasi, dan petugas terus berupaya memadamkan api.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/mad)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%