Kamis, 01/11/2012 16:14 WIB

Ahok: Jakarta Akan Punya Railbus yang Bisa Dicharge

Septiana Ledysia - detikNews
Railbus yang ada di Solo (Foto: Muchus/detikcom)
Jakarta - Salah satu janji kampanye Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) adalah membangun sistem transportasi massal seperti trem atau railbus. Sepertinya janji itu akan segera diwujudkan. Pemprov DKI saat ini sedang bersiap untuk membangun railbus yang canggih dengan sumber energi baterai yang bisa dicharge. Wuih!

"Pengertian trem itu kan menggunakan listrik. Jadi Pak Gubernur inginkan seperti railbus. Kalau yang di Solo kan pakai solar, ini ada teknologi baru, railbusnya sama, tapi nggak pakai listrik. Kalau jalur sepanjang itu dipakaikan railbus kan nanti Jakarta jadi berantakan, jelek dong nanti kotanya," kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (1/11/2012).

Teknologi baru yang dimaksud Ahok adalah railbus yang bisa dicharge. Sumber energi dari railbus yang dibuat PT INKA itu adalah baterai yang bisa dicharge hanya dalam waktu 20 detik.

"Sekarang sudah ada teknologi baru, hanya butuh 20 detik dicharge. Tapi kita belum lihat sih bentuknya seperti apa," ujarnya.

"Nanti kalau railbus itu bisa sampai terminalnya dicharge lagi 20 detik. Jadi penge-charge-an itu di setiap terminal," tambahnya.

Namun lokasi penempatan railbus belum ditentukan. Ada kemungkinan railbus akan ditempatkan di beberapa jalur padat yang ada di Jakarta.

"(Penempatan) itu yang sedang dikaji. Sementara kita ada beberapa jalur bus yang padat, nanti akan diganti dengan railbus. Cuma pembangunannya mudah kok, dengan menanam besi kemudian langsung bisa dipakai. Ini juga berdampingan dengan mobil, jadi tidak mengganggu lalu lintas dan ini bisa beriringan dengan kendaraan lain," papar Ahok.



Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(trq/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%