Kamis, 01/11/2012 09:27 WIB

Menkum HAM Minta Dahlan Iskan Sebut 'Anggota DPR Pemalak'

Danu Damarjati - detikNews
Jakarta - Menkum HAM Amir Syamsuddin meminta Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan mengungkapkan nama-nama oknum anggota Dewan yang memalak BUMN. Hal itu penting dilakukan guna menghindari polemik berkepanjangan.

"Masalahnya, ini sudah menjadi konsumsi publik. Saya kira cara yang terbaik adalah memberikan penjelasan kalau memang ada oknumnya. Saya kira yang terbaik adalah agar isu ini tidak bergulir menjadi liar, tidak ada salahnya dibuka. Dengan cara terbuka itu, saya kira menjadi jelas," ujar Amir dalam temu wartawan di rumah dinasnya di Jl Denpasar, Jakarta Selatan, Rabu (31/10/2012) malam .

Menurut Amir dengan beredarnya polemik ini malah justru akan merugikan Dahlan sendiri. Citra Dahlan di mata publik bisa tercemar.

"Jangan sampai publik menganggap bahwa Pak Dahlan mencoba mengangkat satu isu untuk menutupi isu lainnya. Itu kan harus kita cegah. Kita tahu bahwa selama ini Pak Dahlan ini disayangi publik. Lalu muncul hal seperti ini, sangat disayangkan dan merugikan diri beliau sendiri," papar Amir.

Amir yang juga merupakan anggota Dewan Kehormatan Demokrat ini menyatakan, jika ada anggota Dewan dari Fraksi Partai Demokrat yang terbukti terlibat, partainya siap memberikan hukuman.

"Tidak masalah. Itu tergantung nantinya. Tidak sekadar penyebutan. Tentunya harus disertai bukti. Tapi yang saya dengar Pak Dahlan hari ini sudah membantah bahwa dia yang sampaikan inisial-inisial itu. Jadi sekarang alangkah baiknya dibuka saja," pungkas Amir.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(fjp/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
66%
Kontra
34%