Rabu, 31/10/2012 20:29 WIB

Pantun Politik Ical Menjaga Asa ke Pilpres 2014

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) melempar dua pantun di puncak perayaan HUT ke-48 Partai Golkar. Pantun politik Ical, menjaga semangat kader menatap Pemilu dan Pilpres 2014.

Duduk bersila di tepi pantai
Jangan lupa bakar ikannya
Merebut kembali kejayaan-kejayaan partai
Kader beringin bersatu tekadnya

Selendang kuning gadis rupawan
Ditiup angin melayang-layang
Padi menguning di bawah awan,
Membawa kabar Golkar menang

Dua pantun tersebut menutup pidato politik Ical di puncak perayaan HUT ke-48 Partai Golkar di Hal A PRJ Kemayoran, Jakarta, Kamis (31/10/2012).

Ical juga menyampaikan 3 ucapan khusus kepada tiga tokoh yang hadir, yakni Wapres Boediono, mantan Presiden RI BJ Habibie, dan Mantan Wapres Jusuf Kalla.

"Saya ucapkan terimakasih kepada Bapak Wakil Presiden Boediono dalam keadaan lelah sudah mau menghadiri ulang tahun Partai Golkar," kata Ical disambut tepuk tangan seribuan kader Golkar yang hadir.

"Saya juga ucapkan terimakasih kepada Bapak mantan Presiden RI BJ Habibie yang sebelum terbang ke Yogyakarta telah menyempatkan diri hadir, saya juga mengucapkan terimakasih," sambung Ical, disambut senyum Habibie di tengah tepuk tangan hadiri.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(van/fjp)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%