Rabu, 31/10/2012 05:01 WIB

Anak Warga Bali Koga di Lampung Selatan Harap Dapat Kembali Bersekolah

Andri Haryanto - detikNews
Halaman 1 dari 2
Perumahan di Desa Balinuraga hancur akibat bentrokan antarwarga.
Lampung - Bentrok antarwarga yang terjadi di dua desa di Way Panji, Lampung Selatan, berdampak kepada lumpuhnya aktivitas belajar mengajar di sekolah. Warga setempat berharap anak-anak mereka dapat kembali normal.

"Libur dulu, Nak. Demi keamanan," tutur salah seorang warga di Dusun Tujuh, Desa Sidoharjo, I Made Kawit (54), saat berbincang dengan detikcom, Selasa (30/10/2012) malam.

Ucapan tersebut disampaikan Kawit saat bentrokan antarwarga pecah di Desa Sidoreno dan Bali Nuraga. Bentrok berdarah yang berlangsung dua hari, 28 dan 29 Oktober itu menelan 9 korban jiwa di lokasi bentrok dan tercatat hingga Selasa (30/10) malam sebanyak 5 orang meninggal dunia di rumah sakit setelah mendapatkan perawatan intensif dari tim medis.

Orang lebih mengenal dusun ini dengan sebutan Bali Koga atau yang berarti Korban Gunung Agung. Dusun yang terletak tidak jauh dari kantor Kecamatan Way Panji ini menghimpun sekitar 200 kepala keluarga dengan jumlah jiwa sebanyak 600-an orang.

Bersama sang Kepala Dusun, Wayan Subagio (40), Kawit menceritakan suasana ketika bentrok antarwarga pecah di dua desa. Menurut Subagio, warga memilih untuk berdiam dan mengunci pintu rumah saat ratusan motor melintasi pemukiman mereka.

"Saya minta warga tidak keluar rumah," kata Subagio yang dimandatkan menjadi orang yang dituakan dalam pengambilan keputusan di dusun tersebut.

Meski sempat resah dengan rombongan warga yang mempersenjatai dirinya dengan senjata tajam dan bambu runcing, warga memilih diam. "Kami sempat panik dan resah juga," katanya.Next

Halaman 1 2

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(ahy/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%