Rabu, 31/10/2012 00:39 WIB

Bareskrim Polri Serahkan Berkas 5 Tersangka Simulator SIM ke KPK

Ganesha Al Fath - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Bareskrim Mabes Polri hari ini datang ke KPK untuk menyerahkan berkas Simulator SIM. Bareskrim memastikan bahwa berkas yang diserahkan tersebut merupakan berkas kelima tersangka versi Bareskrim.

Lima tersangka yang dimaksud antara lain Sukotjo Bambang, Budi Susanto, Brigjen Didik Purnomo, Kompol Legimo dan AKBP Teddy. Mereka sebelumnya telah ditetapkan tersangka oleh Polri.

Pantauan detikcom, tim yang terdiri atas 15 orang itu keluar dari kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jaksel, Selasa (30/10/2012) pukul 23.15 WIB.

Terlihat seorang penyidik membawa sebuah kontainer plastik transparan besar yang tadi siang terlihat penuh berkas-berkas, saat meninggalkan gedung KPK terlihat kosong. Seorang lainnya membawa koper besar yang terlihat enteng itu.

"Semua lima-limanya," tutur seorang perwira Bareskrim yang menolak memberikan identitasnya.

Perwira itu mengatakan bahwa penyerahan berkas hari ini belum sepenuhnya selesai. Besok direncanakan akan kembali diadakan verifikasi lanjutan terkait pelimpahan berkas Simulator SIM.

Ketika disinggung perihal penahanan dua orang yang telah ditetapkan tersangka oleh Polri yakni Kompol Legimo dan AKBP Teddy Rusmawan yang akan habis besok, Nainggolan enggan memberi keterangan lebih lanjut dan menjawab diplomatis.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fjr/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%