detikcom

Selasa, 30/10/2012 13:36 WIB

10 Orang Tewas di Lampung Selatan, Pengamanan Polri Dikritik

Danu Mahardika - detikNews
Jakarta - Bentrok antar warga di Kalianda, Lampung Selatan menewaskan 10 orang. Hal itu tentu amat disesalkan. Yang menjadi pertanyaan, kerusuhan sudah terjadi sejak beberapa hari semestinya polisi bisa melakukan pencegahan.

"Sistem keamanan nasional kita ternyata belum sepenuhnya efektif dalam mengatasi kerusuhan yg terjadi di kawasan Lampung Selatan," ujar anggota Komisi III DPR Martin Hutabarat dalam pesan singkatnya, Selasa (30/10/12).

Politisi partai Gerindara ini mempertanyakan kemampuan dan integritas aparat keamanan yang menurutnya gagal menjaga kawasan konflik.

"Jangan-jangan aparat kita tidak dapat diandalkan menjaganya, padahal NKRI ini harus bisa dijaga dengan kemampuan aparat keamanan yang handal," lanjutnya.

Martin juga menyayangkan pihak aparat pengamanan yang dinilai tidak bisa maksimal dalam tugasnya. Padahal mereka telah dibiayai langsung oleh negara.

"Ada hampir 800.000 orang aparat kita, Polri dan TNI yang digaji oleh APBN, tapi terkesan tidak begitu menonjol prestasi dan kerjasamanya dlm mengatasi kerusuhan," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, 10 warga di Kalianda Lampung Selatan tewas akibat bentrok antar arga yang terjadi sejak akhir pekan lalu. Pemicu kerusuhan adalah kesalahpahaman antar pemuda.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%