detikcom
Selasa, 30/10/2012 11:14 WIB

Hari ke-15 Jokowi

Diwawancara Mahasiswa Soal Solusi Macet, Ini Jawaban Jokowi

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Gubernur DKI Jokowi disanggong mahasiswa. Bukan untuk didemo tetapi untuk diwawancara. 5 Mahasiswa yang menyanggong Jokowi itu memang tengah menjalankan tugas kuliah. Dengan kamera video dan foto, gaya para mahasiswa itu ala jurnalis.

Para mahasiswa itu dari Institut Bisnis Informatika Indonesia. Mereka datang ke Balai Kota di Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (30/10/2012) dengan mengenakan jas almamater.

"Pak, bagaimana soal solusi kemacetan?" tanya seorang mahasiswa sambil menyodorkan mikrofon ke arah Jokowi yang baru tiba dari acara di gedung BPKP di Jl Pramuka, Jakarta Timur.

Mendapat pertanyaan itu, Jokowi segera merespons. Diawali senyum, Jokowi yang memakai jas dan dasi itu menuturkan bahwa untuk mengatasi kemacetan diperlukan budaya tertib berlalu lintas.

"Pertama, mengubah perilaku masyarakat untuk tertib lalu lintas. Kedu, menyiapkan infrastruktur MRT, monorel, dan busway. Ketig, nanti dengan kebijakan," jelas Jokowi.

"Kebijakan seperti apa, Pak?" cecar mahasiswa itu.

"Pajak parkir yang tinggi, pajak beli mobil yang tinggi. Monorel bisa 4 tahun, MRT bisa 10 tahun," tutup Jokowi.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ndr/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
66%
Kontra
34%