detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 20:46 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 30/10/2012 09:10 WIB

Manhattan Dilanda Banjir Akibat Topan Sandy

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi (NY Daily News)
New York, - Topan Sandy memicu banjir di wilayah Manhattan, New York, Amerika Serikat yang padat penduduk. Kondisi ini semakin memprihatinkan karena aliran listrik bagi sebagian besar wilayah New York City terputus.

Akibat topan Sandy yang diwarnai angin kencang berkecepatan 130 km per jam dan hujan deras ini, East River dan Hudson River yang ada di wilayah tersebut meluap. Bahkan dilaporkan hingga membanjiri jalur kereta bawah tanah dan terowongan-terowongan.

Air laut setinggi beberapa kaki menggenangi wilayah Battery Park yang berada di kawasan Lower Manhattan. Ketinggian air ini diperkirakan masih akan terus naik mengingat hujan deras yang terus mengguyur.

"Lower Manhattan digenangi air laut. Saya tidak mengada-ada. Air laut bahkan masuk ke dalam Battery Tunnel," ujar Direktur Operasional Pemerintahan Negara Bagian New York, Howard Glaser, seperti dilansir AFP, Selasa (30/10/2012).

Battery Tunnel merupakan terowongan yang menghubungkan wilayah selatan Manhattan yang dipenuhi bangunan pusat keuangan New York dengan wilayah Long Island yang dekat dengan East River.

Banjir yang melanda Manhattan ini cukup parah, karena dilaporkan sejumlah mobil mengapung di jalanan Manhattan. Bahkan ada sebuah bangunan berlantai 6 yang rusak bagian depannya karena terjangan topan Sandy.

Sejauh ini, dilaporkan seorang pria berusia 30 tahun tewas di New York. Pria yang tidak disebutkan namanya ini tewas tertimpa pohon tumbang yang menghantam rumahnya.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(nvc/ita)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%