Selasa, 30/10/2012 09:10 WIB

Manhattan Dilanda Banjir Akibat Topan Sandy

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi (NY Daily News)
New York, - Topan Sandy memicu banjir di wilayah Manhattan, New York, Amerika Serikat yang padat penduduk. Kondisi ini semakin memprihatinkan karena aliran listrik bagi sebagian besar wilayah New York City terputus.

Akibat topan Sandy yang diwarnai angin kencang berkecepatan 130 km per jam dan hujan deras ini, East River dan Hudson River yang ada di wilayah tersebut meluap. Bahkan dilaporkan hingga membanjiri jalur kereta bawah tanah dan terowongan-terowongan.

Air laut setinggi beberapa kaki menggenangi wilayah Battery Park yang berada di kawasan Lower Manhattan. Ketinggian air ini diperkirakan masih akan terus naik mengingat hujan deras yang terus mengguyur.

"Lower Manhattan digenangi air laut. Saya tidak mengada-ada. Air laut bahkan masuk ke dalam Battery Tunnel," ujar Direktur Operasional Pemerintahan Negara Bagian New York, Howard Glaser, seperti dilansir AFP, Selasa (30/10/2012).

Battery Tunnel merupakan terowongan yang menghubungkan wilayah selatan Manhattan yang dipenuhi bangunan pusat keuangan New York dengan wilayah Long Island yang dekat dengan East River.

Banjir yang melanda Manhattan ini cukup parah, karena dilaporkan sejumlah mobil mengapung di jalanan Manhattan. Bahkan ada sebuah bangunan berlantai 6 yang rusak bagian depannya karena terjangan topan Sandy.

Sejauh ini, dilaporkan seorang pria berusia 30 tahun tewas di New York. Pria yang tidak disebutkan namanya ini tewas tertimpa pohon tumbang yang menghantam rumahnya.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nvc/ita)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
82%
Kontra
18%