detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 14:22 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 29/10/2012 14:20 WIB

Kronologi Penangkapan 5 Kurir Narkoba Sindikat WN Nigeria oleh BNN

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Halaman 1 dari 3
Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) menjelaskan kronologis penangkapan jaringan narkoba internasional yang merupakan bagian dari sindikat yang dikendalikan oleh WN Nigeria. Mereka diketahui selama ini selalu menggunakan Dili, Timor Leste sebagai jalur penyelundupan. Kelima tersangka tersebut berinisial RS, SY, AG, AT, dan satu WN Nigeria yang berinisial ST.

"Awalnya kita sudah pantau kegiatan peredaraan mereka, dan selalu menggunakan jalur Dili, Timor Leste untuk memasukan barang ke Indonesia. Berdasarkan kerja sama tersebut kami melakukan control delivery setelah itu dilakukan upaya tindak represif," ujar Direktur Tindak Kejar BNN, Kombes Jan De Fretes, di Kantor BNN, Jl MT Haryono No 1, Cawang, Jakarta Timur, Senin (28/10/2012).

Jan mengatakan setelah melakukan control delivery mereka terus melakukan penyelidikan. Setelah itu mereka berusaha membawa kelima tersangka ke Indonesia dari Timor Leste.

"Kita melakukan upaya membawa kelima tersangka ke Indonesia karena barang bukti tersebut untuk market Indonesia dan hari Jumat kemarin kita berhasil membawa mereka," ujarnya.

Berikut kronologis penangkapan kelima tersangka jaringan international narkoba sindikat WN Nigeria:

Selasa (16/10)

Seorang tersangka berinisial AT yang berangkat dari negara India menuju Dili melalui Singapura membawa tas dorong bewarna merah. Pada saat itu tersangka berangkat bersama ST yang juga membawa koper abu-abu mengklaim barang bawaan bagasinya hilang. Dimana selanjutnya ia diminta pihak maskapai untuk mengurus kehilangan bagasi tersebut di Dili, sesampainya di sana mereka mengurus klaim bagasi hilang di lost and found di Bandara Timor Leste, Dili.Next

Halaman 1 2 3

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(riz/nwk)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
85%
Kontra
15%