detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 12:58 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 29/10/2012 08:43 WIB

Hari ke-14 Jokowi

Jokowi Pimpin Upacara Sumpah Pemuda di Monas

Salmah Muslimah - detikNews
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Jokowi mengomandani upacara peringatan sumpah pemuda di Monas. Berpeci, berbatik Korpri Jokowi membacakan sambutan dari Menpora di depan para pegawai Pemprov.

Acara digelar sejak pukul 07.00 WIB, Senin (29/10/2012), hadir juga Wagub Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov DKI.

Para peserta yang seluruhnya pegawai Pemrov DKI menyimak sambutan yang dibacakan Jokowi. Cuaca di Monas yang mendung membuat suasana nyaman. Jokowi membacakan dari atas panggung bernuansa merah putih.

"Jujur berdisplin tinggi, tidak kenal lelah, perlu didukung ilmu pengetahuan. Juga agar tidak mengenal lelah dalam mengakumulasi ilmu," ucap Jokowi.

Seperti kantor-kantor pemerintahan lainnya, pagi ini memang diadakan upacara peringatan sumpah pemuda yang jatuh pada 28 Oktober.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ndr/gah)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%