detikcom
Minggu, 28/10/2012 22:29 WIB

Polres Jaktim Apresiasi Ikrar Damai Pelajar se-Jakarta Timur

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Wakapolres Jakarta Timur mengapresiasi ikrar damai Forum Pelajar Osis Jakarta Timur (FPOJT) di Festival Banjir Kanal Timur (FBKT) untuk peringatin Hari Sumpah Pemuda. Sebelum sambutan puluhan pelajar melakukan teaterikal 'Tawuran Pelajar'

"Kita tahu belakangan ini banyak pelajar menjadi pelaku tindakan kekerasan, kita sadar hal ini sudah sering terjadi. Namun pada hari ini para pelajar se-Jakarta Timur memiliki pemikiran yang sangat baik, yang bersama-sama berikrar untuk menunjukan mereka semua pelajar anti kekerasan," ujar Wakapolres Jakarta Timur, AKBP Eko Kristianto, dalam sambutannya di penutupan FBKT 2012, Minggu (28/10/2012).

Menurutnya sebagai seorang pelajar dapat tertib di sekolah maupun di luar sekolah dan ikrar damai ini merupakan momen penting bagi pelajar di seluruh Jakarta Timur.

"Karena selama ini belum pernah dilakukan di Jakarta Timur. Dan selama ini kejadian di Jakarta Timur tawuran pelajar selalu terjadi di sebuah fly over di Jakarta Timur yang menyebutkan fly over menjadi 'jalur neraka'. Karena dari beberapa pelajar berkumpul dan menghadang di situ. Namun ini tidak mungkin akan reda dan berhasil tanpa ada keterlibatan pelajar sendiri," ujarnya.

Eko mengapresiasi kepada rekan-rekan pelajar yang tergabung dalam Forum Pelajar Osis Jakarta Timur (FPOJT).

"Maka itu kami apresiasi kepada Forum Pelajar Osis Jakarta Timur. Memang tawuran pelajar bukan menjadi momok untuk di Jakarta Timur, namun korban masih banyak terjadi. Di bulan ini ada yang masih di rumah sakit dan meninggal, bahkan masih mendekam di Polres Jakarta Timur," tandasnya.

Adapun ikrar damai pelajar Jakarta Timur tersebut dibacakan oleh Furi (siswa SMU 9) sebagai berikut :Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(edo/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%