Detik.com News
Detik.com
Minggu, 28/10/2012 17:09 WIB

Sempat Ada Bakar-bakaran, Situasi di Lampung Selatan Mulai Kondusif

Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta - Kerusuhan antarwarga di Agom, Sidomulyo, Lampung Selatan, Lampung, merenggut tiga korban jiwa. Tidak hanya itu, lima rumah juga dibakar.

"Ada lima rumah yang terbakar dan sebuah warung sembako," kata Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Suhardi Alius, lewat pesan singkat kepada detikcom, Minggu (28/10/2012).

Suhardi memastikan situasi di lokasi saat ini mulai kondusif. Namun aparat masih berjaga-jaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.

Bentrokan antarwarga terjadi pada Sabtu (27/10) malam. Bentrokan ini bermula ketika pemuda dari kedua desa tersebut terlibat saling senggol di jalan raya. Dua pemudi asal Desa Agom yang sedang mengendarai sepeda motor, diganggu pemuda asal Desa Balinuraga, sehingga terjatuh dan mengalami luka-luka.

Tiga orang tewas dan dua orang lainnya luka berat. Para korban saat ini dirawat di RS Kalianda, Lampung.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mad/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%