detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 11:32 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 26/10/2012 19:40 WIB

Hari ke-11 Jokowi

Ini Alasan Jokowi Akhirnya Mau Menggunakan Mobil Dinas Land Cruiser

Ray Jordan - detikNews
Jokowi naik Land Cruiser (Foto: Ray Jordan/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menggunakan mobil dinas Land Cruiser warna hitam B 1120 SMZ. Padahal sebelumnya Jokowi enggan menggunakan mobil itu. Apa alasan Jokowi?

"Ya katanya kalau nggak dipakai takut nanti akinya rusak," kata Jokowi saat ditemui di taman depan Plaza Semanggi, Jakarta, Jumat (26/10/2012).

Jokowi sebelumnya memang tak pernah menggunakan mobil itu. Padahal mobil itu sudah disediakan untuk digunakan oleh Gubernur DKI sejak hari pertama masa tugasnya. Namun selama ini dia lebih memilih menggunakan mobil Innova yang diakuinya sebagai mobil sewaan.

"Ini juga baru ini loh saya pakai. Ini kan dari Pemda," ujarnya.

Dia juga mengatakan hanya akan menggunakan mobil Land Cruiser pada malam hari. "Siang tetap Innova, apapun jangan kita dilihat oleh masyarakat itu kelihatan bermewahan, jadi siang tetap Innova," tambahnya.

Jokowi mengatakan untuk ke depannya tak akan menggunakan mobil Land Cruiser. Dia juga sudah meminta untuk disediakan mobil Innova untuk keperluan dinasnya. Jika nantinya mobil Innova sudah ada, pria berusia 51 tahun itu akan lebih memilih menggunakan Innova.

"Lebih nyaman pakai Innova. Nah yang Innova katanya Senin datang, jadi kalau sudah datang ya pakai Innova. Senin datang," imbuhnya.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(trq/trq)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%