detikcom

Jumat, 26/10/2012 19:40 WIB

Hari ke-11 Jokowi

Ini Alasan Jokowi Akhirnya Mau Menggunakan Mobil Dinas Land Cruiser

Ray Jordan - detikNews
Jokowi naik Land Cruiser (Foto: Ray Jordan/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menggunakan mobil dinas Land Cruiser warna hitam B 1120 SMZ. Padahal sebelumnya Jokowi enggan menggunakan mobil itu. Apa alasan Jokowi?

"Ya katanya kalau nggak dipakai takut nanti akinya rusak," kata Jokowi saat ditemui di taman depan Plaza Semanggi, Jakarta, Jumat (26/10/2012).

Jokowi sebelumnya memang tak pernah menggunakan mobil itu. Padahal mobil itu sudah disediakan untuk digunakan oleh Gubernur DKI sejak hari pertama masa tugasnya. Namun selama ini dia lebih memilih menggunakan mobil Innova yang diakuinya sebagai mobil sewaan.

"Ini juga baru ini loh saya pakai. Ini kan dari Pemda," ujarnya.

Dia juga mengatakan hanya akan menggunakan mobil Land Cruiser pada malam hari. "Siang tetap Innova, apapun jangan kita dilihat oleh masyarakat itu kelihatan bermewahan, jadi siang tetap Innova," tambahnya.

Jokowi mengatakan untuk ke depannya tak akan menggunakan mobil Land Cruiser. Dia juga sudah meminta untuk disediakan mobil Innova untuk keperluan dinasnya. Jika nantinya mobil Innova sudah ada, pria berusia 51 tahun itu akan lebih memilih menggunakan Innova.

"Lebih nyaman pakai Innova. Nah yang Innova katanya Senin datang, jadi kalau sudah datang ya pakai Innova. Senin datang," imbuhnya.


(trq/trq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%