detikcom

Rabu, 24/10/2012 17:23 WIB

Jokowi Bakal Teken Kenaikan UMP DKI 2013, Asalkan..

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) akan menandatangani persetujuan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) DKI 2013. Namun harus ada syarat jika dia akan menyetujui hal itu. Apa itu?

"Ya sepanjang win-win solution, saya kira ada dewan pengupahan dibicarakan bersama-sama. Kalau semua sudah setuju, saya tandatangan," ujar Jokowi di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (24/10/2012).

Menurut Jokowi, Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) belum menyampaikan hasil pertemuannya dengan buruh yang menuntut kenaikan UMP DKI. Namun, dirinya dan Ahok akan membicarakan hal itu.

"Itu nanti akan dibahas secara khusus," kata dia.

Sebelumnya, ribuan buruh menggeruduk kantor Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Jl Medan Merdeka Selatan. Mereka menuntut kenaikan UMP DKI, penghapusan upah murah dan outsourcing. Saat buruh menggeruduk, Jokowi sedang sidak sehingga Ahok yang menemui buruh.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nik/nwk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%